Lipstik

Perempuan dan dandanan mereka adalah hal yang lumrah. Meskipun mungkin masih banyak di dunia ini perempuan-perempuan yang tetap PD bahkan mampu tampil cantik dan ayu dengan tanpa make-up.

Ada tipikal perempuan yang gak bakal mau keluar rumah kalau gak dandan. Ada yang cuek. Ada yang gak mestilah make-up lengkap yang penting senjata andalah terpulas.

Nah.. senjata andalan. Saya pernah bertanya seng-iseng dama temen perempuan, bila harus memilih satu, manakah alat make up yang kamu jadikan yang paling gak bisa ditinggalin?

Ada yang jawab eyeliner. Ada yang jawab pensil alis. Ada yang jawab lipstik. Ada yang jawab bedak-lah yang menjadi andalan.

Kalau saya lipstik adalah andalan saya.

12282906_10204121418590243_67672906_n

Kalau lagi males kadang pergi ke kantor saya hanya memulaskan lipstik dan tabir surya aja. Mempersetankan eye liner dan bedak. Iya. Saya tampil ke kantor bisa dibilang simple sekali.

Tabir surya. Bedak. Eye liner. Dan lipstik. Terkadang pensil alis.

Maskara. Eye shadow dan blush on baru hanya akan saya pulas untuk acara penting-penting saja.

Nah.. bila malesnya saya kumat. Hanya lipstiklah yang menjadi andalan saya. Gak peduli apapaun yang penting lipstik terpulas. Tanpa lipstik saya hanya butiran debu. Tanpa lipstik saya kayak orang sakit. Makanya, lipstiklah yang paling sering saya beli.

Untuk lipstik, saya lebih menyukai yang berwarna cerah merona. Bila merah, merah cabe. Lalu oranye. Lalu warna merah jambu yang saya pilihpun yang terang. Seperti pink magenta atau pink fuchsia. Pokoknya yang ngejreng yang paling bagus untuk kulit pucat saya.

Pengen sih seperti artis korea pake lipstik berwarna nude yang kalau kita lihat jatuhnya di bibir mereka kayak imut-imut manjah gitu bibirnya. Namun, setiap kali saya beli lipstik nude yang warnanya tipis banget itu jatuhnya di saya kayak orang sakit. Pucat banget.

12986773_10204911375058661_592472362_o

Akhirnya setelah percobaan kelima, saya menyerah pengen niru-niru artis korea. Saya gak ditakdirkan untuk berwajah korea kayaknya.

Pernah juga saya beli liptik hitam. Ini sih iseng. Aslinya saya gak semengerikan itu deh pake lipstik hitam lalu wara-wiri keliling Aceh. Takut aja ketemu Bunda Illiza lalu saya kena ceramah. Itu saya beli cuma buat koleksi dan bikin poto lucu-lucuan aja. Kebayang juga pengen beli yang warna biru laut atau hijau. Keceh kali ya buat dibikin poto lalu masuk instagram.

12654304_10204455479261551_2043396293765230245_n

Koleksi lipstik saya sih belum banyak. Masih kalau sama perempuan suka dandan lainnya. Maka itu entah kenapa saya semakin terobsesi untuk membeli lipstik setiap bulan minimal satu.

Kemarin ada satu lipstik yang hilang. Hilang satu, saya lalu seperti ngerasa koleksi saya berkurang banyak. Padahal cuma satu. Lalu saya kepikiran berhari-hari.

Tuh, kehilangan lipstik aja saya galau. Apalagi kehilangan cintamu.

Ya… jadi itu. Saya rela tampil tanpa make-up lainnya. Tapi tidak tanpa lipstik.

4 thoughts on “Lipstik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s