Senyumlah Untuk Semua Orang Tapi Hatimu Jangan

Dia mungkin bukan caper. Tapi karena kamu kelewat laper. Jadinya baper.

Di dunia ini ada manusia berjenis kelamin lelaki. Nah dalam jenis ini ada beberapa yang masuk ke dalam kategori lelaki yang baik hati.

Baik hati, ramah, gemar menabung, rajin sholat dan berbakti pada ibu-bapak.

Pada suatu moment lelaki jenis ini berkenalan dengan perempuan. Perhatian, baik, suka ngasih donat, kadang dompet, kadang iphone 6s+. Ya tergantung tingkat ekonomi ya. Tergantung juga kerja di mana dan berpenghasilan dengan mata uang apa.

Perhatian, baik, suka tanya udah makan apa belum, suka menolong. Mungkin dengan itu semua kamu bakal jatuh hati. Mungkin awalnya senang. Lalu respek, kemudian jatuh hati.

Jangan buru-buru.

Yakin cuma kamu yang dikasihnya dompet?
Yakin donatnya cuma buat kamu?
Yakin buku mewarnai yang dikirimnya buat kamu itu emang buat kamu?
Yakin iphone yang ditawarkan bukan basa-basi?

Yakin?

Gimana kalau dia tanya kamu udah makan apa belum lewat sms tapi lalu lewat telepon dia ngomong manja ama cewek lain.

Gimana kalau dia lagi video call sama kamu tapi lalu setelah kamu tidur dia malah skype-an sama perempuan lain. Yaah.. terpisah zona waktu ya bisa jadi lain cerita ya.

Gimana kalau dia antarin kamu dompet. Tapi lah lalu dia juga nganterin baju buat perempuan lain. Lalu dia ngantarin jilbab buat perempuan di kecamatan lain. Kamu harus mulai curiga gebetan kamu mungkin profesinya sebagai kurir je-en-e.

Lalu yang ngasih donat. Ini yang paling lemah modusnya. Donat doang sih ya. Saya juga pernah tuh dapet donat mulai dari temen sekantor yang emang terkenal baik hati, dari kasir kantor dan dari nasabah. Mereka juga nganterin langsung sih ke saya. Tapi gak satupun dari mereka yang nganterin tapi nitip hatinya sekalian. Cuma nganterin. Udah.

Jadi kalau ada yang ngasih donat ya, ya udah terima aja. Dia gak caper kamu jangan baper. Kalau laper makan aja donatnya. Baper jangan. Pun dia ternyata caper jangan juga baper. Saya tanya sekali lagi, yakin cuma kamu yang dikasih donat olehnya?

Jadi gini. Memang ada beberapa lelaki di dunia ini yang dianugerahi sifat baik hati yang berlebih. Kadang malah punya penyakit gak bisa nolak dan gak tegaan juga bila ada yang minta tolong. Nah.. bila lelaki itu memang pada dasarnya baik yang artinya dia baik ke semua orang ya jangan buru-buru baper. Terima aja kebaikannya. Udah. Gak usah pake hati. Kolesterol entar.

Jangan karena baper kamu yang kelewatan lalu pada suatu ketika kamu malah nuduh lelaki itu PHP. Lelaki modus. Atau berkata “omongan lelaki emang gak ada yang bisa dipegang”. Atas alasan suatu hari dia berlaku tidak sesuai harapan kamu.
Karena padahal kamu saja yang pengkhayal kelas wahid. Baper karena laper. Dan berekspektasi terlalu tinggi.

Jadi.. menyukai lelaki yang baik ke semua orang?

Tunggu dulu.
Jangan buru-buru.

Hati itu cuma satu, jangan biarkan ia hancur dengan mudah, dengan tingkahmu yang jatuh hati dengan gampang.
Dan jemari itu ada sepuluh. Jadikan saja mereka gebetan tanpa pake hati. Modusin mereka menggunakan jarimu.
Yang satu ladeni di BBM, yang satu di wasap, yang satu di Path, yang satu di FB, yang lainnya di Line. Sebanyak media sosialmu, sebanyak itulah gebetanmu. Karena untuk dijadikan satu kamu harus teliti.

Singkat kata, senyumlah untuk semua orang…. tapi hatimu jangan.

Karena bila ia memang yang paling pantas, tak usah menghadiahi dompet. Cukup ia yang selalu membuatmu ingin lengket.
Karena bila ia memang yang paling cocok, tak perlu meng-imingi mahar seratus unta. Dioleh-olehi tempelan kulkas aja kamu udah bahagia.
Karena bila dialah yang ditakdirkan bersama, tanpa dikasih buku mewarnai, hidupmu dan dia insyaallah akan penuh warna.

 

Sebuah petuah panjang (sedikit ngawur) dari seseorang yang hatinya terus patah berkali-kali namun tetap optimis mendapatkan lelaki tampan, mapan dan dermawan.

Advertisements

One thought on “Senyumlah Untuk Semua Orang Tapi Hatimu Jangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s