Abang atau Kakak?

Paling bingung kalau ada nasabah yang datang tapi wujudnya gak jelas. Dibilang perempuan gak juga. Dibilang lelaki dandannya lebih cantik dari saya. Singkat kata, banci.

Faktor kebiasaan memanggil sapaan “Pak, Bu, Bang, Kak” sangat menyulitkan dalam menghadapi nasabah ini. Mending bila ia menggadai, kita bisa memanggil namanya saja tanpa sapaan hormat. Dan jangan kaget bila nama KTP-nya lelaki tulen tapi wajahnya beraliskan indah.

Bilamana si nasabah hanya ingin mengisi pulsa atau membayar listrik, seperti halnya seseorang yang menjadi langganan di unit saya. Saya kebingungan dalam memanggilnya apa. Nama tidak tahu. Panggil “Kak” gak kesebut. Panggil “Bang” takut diprotes.

Aah… seperti beban hidup saya kurang aja, harus ditambah lagi dengan kebingungan manggil nasabah.

Ketika saya menceritakan ini adik saya menanggapi.

“Kalau Lia, panggil “Bang” aja terus, Kak. Gak ragu. Kan dia emang lelaki.”

“Takut salah manggil,” jawab saya lagi.

“Banci di salon tempat langganan Lia, Lia panggil aja terus”Bang” ngapain panggil “Kak” atau nama mentelnya. Lia panggil terus Bang dan pake nama aslinya. Biar dia tahu diri, Kak. Biar dia tahu dia itu lakik.”

Kadang saya takjub dengan pikiran adik saya ini. Kepintarannya diragukan semua orang. Efek punya kakak dan abang yang cerdas kemampuannya selalu diragukan. Namun kadang (sekarang-sekarang ini) pemikiran dia bahkan luar biasa. Positive thinking aja, mungkin itu efek dia banyak main sama saya.

Benar juga apa yang dikatakan adik saya. Banci itu bila memang ia berusaha menyerupai wanita tanpa adanya kelainan pada kelaminnya yang sering disebut hemaprodit, maka selayaknya berperilakulah sesuai kodratnya ketika lahir. Bila memang laki hidup sebagai lelaki.

Dan mungkin benar juga apa yang dikatakan adik saya. Kita memang harus mengingatkan dia bahwa ia itu adalah lelaki dan berhentilah menyerupai perempuan.

 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Bukhari no. 5885, 6834)

One thought on “Abang atau Kakak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s