Tips Menghadapi Stalker

Saya pernah menceritakan sesosok manusia di sini. Setelah urusan saya dan dia saya anggap kelar dan hanya menyisakan uap-uap yang gak pantas untuk diingat pun dikenang. Tetiba dia muncul lagi menyapa saya di whatsapp. Iya. Sebenarnya ini udah sering dia lakukan. Namun selalu saya abaikan. Karena nomernya saya blokir di hape saya. Dengan pantang putus asanya dia menyapa saya memakai nomer lain. Berulang-ulang kali. Sungguh usaha yang bikin geleng-geleng kepala.

Singkat cerita. Saya menyimpulkan kalau dia sangat kelebihan energi namun kurang kerjaan. Iya. Menilik dia yang masih suka mengganggu hidup saya yang damai di desa Luengputu ini saya menyimpulkan kalau dia kurang kerjaan atau memang tak punya kerjaan. Jobless maybe…

Menurut pelajaran Fisika yang mulai tidak saya sukai sejak SMA, ada diajarkan tentang sifat energi. Kalau gak salah inget, energi itu tidak dapat dilenyapkan, namun energi dapat dipindahkan.

Nah.. saya tetiba punya tips gimana caranya memindahkan energi sang stalker/admire/psikopat lakukan untuk menggangu kita ke arah yang lebih positif.

  1. Karena diduga dia ini jobless, maka ketika dia memulai chat dengan kita atau meng-sms kita, alih-alih Cuma read doang kali ini bisa kita coba membalasnya dengan memberi info lowongan kerja.

Barusan saya dapet aja tuh broadcast lowongan kerja di BPJS. Nah.. karena adik saya lagi butuh info lowongan kerja sementara kakaknya lebih butuh jodoh, maka info lowongan tersebut saya forward ke adik saya dan ke nomer tak tersimpan yang berwujud si stalker.

 

  1. Berbagi resep.

Belakangan saya rajin masak. Temen saya rajin bikin kue. Hal ini semata agar kami kelak dapat menjadi istri sholehah, menantu idaman, dan ibu yang baik. Selain saling berbagi dengan teman, alangkah baiknya bila saya juga co-pas resep-resep itu ke dia. Jadinya dia bisa memindahkan kelebihan energinya dari menganggu saya ke dapur dan berkarya. Ya… maksudnya selain mahir membuat masalah harus mahir juga memasak kan? Toh sama-sama perempuan.

 

  1. Mengirim gambar meme.

Sekarang meme itu bertebarannya banyak sekali di muka bumi ini. Tiap hari pasti ada meme baru. Kayak serangga berkembang biak cepet. Nah.. dari sekian ribu meme itu bisa kirim ke dia buat menghibur dirinya yang pasti kurang hiburan.

 

  1. Menyebarkan link bermanfaat.

Memberikan link berisi informasi yang berguna bagi masa depannya. Entah itu menyoal kesehatan, percintaan, atau keuangan. Mungkin salah satunya bisa menyebarkan link berikut ini: klik di sini.

 

  1. Kasih tausiyah.

Saya sering mendapatkan broadcast tentang siraman rohani. Cerita penuh ispirasi. Kalimat motivasi. You know what I mean, huh? Nah.. kalau dapet broadcast gituan, forward lagi aja ke si stalker agar dia memunyai motivasi lain selain menganggu ketenangan hidup orang.

 

  1. Balas.

Mungkin ini bisa jadi cara singkat dan tepat menghunjam harga dirinya dengan membalas segala isi chat dan sms-nya dengan:

 

Kamu nge-fans ya sama saya?”

Atau

Senggang banget hidup lo? Nyuci gih. Lumayan bikin keringatan daripada bikin dosa.”

 

Yah.. itu aja ide-ide yang bisa terpikirkan di sela-sela kesibukan saya belakangan ini memikirkan promosi akhir tahun, resolusi awal tahun yang belum kelar, mencari design undangan pernikahan yang ciamik namun cantik, juga tak lupa mencari jodoh.

 

Wassalam…

Advertisements

One thought on “Tips Menghadapi Stalker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s