Bingung Ngasih Judulnya

Sepertinya saya mengalami penurunan dalam keterampilan menulis saya. Udahlah masih amatiran, keterampilan menurun pula. Lalu bercita-cita memejeng buku best seller di Gramedia di seluruh Indonesia. Sombong sekali, bukan?

Ketika membaca postingan lama, saya melihat perbandingannya dengan postingan sekarang. Sistematika penulisan saya menjadi kacau.

Paragraf pembuka, paragraf isi namun mati ide di paragraf penutup. Jadinya setelah hal inti pokok saya tuliskan, saya kesusahan merangkai aksara membentuk kalimat penutup yang bakal jadi semacam tujuan menulisnya.

 

Selain itu saya miskin ide soal judul tulisan. Terkadang saya merasa judulnya kurang menarik, terlalu menggambarkan isi tulisan, hingga sebenarnya pembaca gak perlu baca lagi isi tulisan, dan juga tidak terlalu menggambarkan maksud tulisan yang ingin disampaikan.

 

Setelah membaca artikel nasihat Dee Lestari tentang menulis, entah kenapa api semangat saya berkobar. Iya, sekarang saya akan nulis. Terus menulis untuk melatih kemampuan beralur dalam suatu tulisan. Untuk lebih memperkaya kosa kata, untuk semakin mahir. Semuanya dimulai dari hal kecil. Dari menulis blog. Dari menulis apa yang saya tau seperti yang selama ini saya lakukan. Dan kelak, semoga buku saya benar-benar terpampang di toko buku-toko buku kesayangan anda.

 

Terima kasih buat para pembaca. Terima kasih karena menyempatkan membaca tulisan saya. Benar adanya, setiap tulisan memiliki pembacanya sendiri maka ketika kamu memilih jenis tulisan saya sebagai salah satu bahan bacaan kamu kala senggang, di situ saya merasa senang.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s