Kalau Gaji Saya Terancam Turun Barulah Saya

Ada kan orang yang khawatir kalau mantannya lebih dulu menikah, dan yang lebih ngenes lagi kalau mantan menikah eh dianya belum juga punya pasangan baru. Ngenes combo kalau belum move-on.

Pernah hal seperti itu saya singgung di tulisan saya, tentang temen saya yang gengsi karena mantannya menikah terlebih. Demi mendengar pernyataan tersebut, senyum simpul saya layangkan, namun pikiran panjang yang gak pro sama si temen hanya saya tuangkan melalui postingan.

Mantan menikah bukan urusan saya. Mantan lebih dahulu menikah ya itu juga bukan urusan saya. Karena kalau saya sirik dia nikah duluan, entar kalau dia mati duluan terus apakah saya harus sirik juga?

Karena kan jodoh, rezeki dan maut itu sederajat. Dalam artian segala ketetapannya unruk setiap orang sudah diatur Allah swt.

Pada suatu siang yang panas. Di akhir pekan yang kere, sambil makan bakso goreng dan minum teh pucuk. Ibu saya berkata, “adek nikah terus makanya, jangan sampe diduluan sama dia (red: mantan)”

Masih fokus dengan bakso goreng saya menjawab santai.

Tergantung sih. Kalau dia menikah duluan terus gaji adek (red: saya)jadi turun ya, akan diusahakan menikah sebelum dia. Tapi kalau siapapun di antara kami yang menikah duluan dan itu gak berefek ke naik/turunnya gaji adek sih, adek gak mau maksa kehendak Tuhan.”

Adik perempuan saya ngakak.

Ohiya. Saya money oriented emang.

Iya. Saya gak pernah terlalu gabuk galau mantan menikah duluan. Bukan urusan saya. Jodohnya adalah jodohnya. Jodoh saya ya jodoh saya. Ketika Tuhan memutuskan kami tidak berjodoh dunia maupun surga maka saya putuskan urusan jodohnya dari benak saya. Bukan urusan saya.onion-emoticons-set-6-118

Seperti yang saya pernah ucapkan. Jodoh di tangan Tuhan, bukan di omongan orang. Kali ini akan saya tambahkan. Jodoh di tangan Tuhan, bukan di omongan orang, apalagi ngurusin nikahnya mantan.

Saya gak pernah merasa kalah bila mantan menikah duluan. Saya juga gak merasa menang ketika saya menikah duluan. Menikah bukan perlombaan siapa yang lebih dulu. Namun menikah, tentang berlomba-lomba siapa yang mampu bertahan selama-lamanya usia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s