Pada Suatu Hari

Pada suatu hari saya pernah disuruh mengarang cerita oleh guru SD saya. Karangan tentang apa yang telah dilakukan selama liburan untuk mengisi waktu. Saat itu (masa SD), saya seperti kebanyakan orang lainnya, membenci mengarang. Bukan hanya tangan yang capek yang menjadi alasan karena harus nulis berlembar-lembar, namun saya juga benci karena saya tidak tahu harus memulai dari mana selain menggunakan kata-kata “Pada suatu hari…” atau “Pada hari Minggu…”

Kini… saya heran kenapa pula dulunya saya bisa begitu tidak kreatifnya memilih kata-kata pembuka karangan. Juga tertawa betapa dulu saya konyol, saya tau saya bosan memulainya dengan kata-kata basi itu tapi saya tak juga menemukan cara bagaimana memulai karangan dengan kata lain.

Pada hari ini saya dapati diri saya menjadi orang yang menjadikan kegiatan menulis menjadi hobi. Mendapati saya dapat memulai cerita atau tulisan dengan beragam kata yang terdapat di kamus. Tidak lagi melulu “Pada suatu hari…” atau “Pada hari Minggu…”

Dan demi mengenang momen saat masih menjadi bocah ingusan (meskipun saya tidak selalu beringus), saya hadirkan tulisan ini. Tulisan yang saya mulai dengan kata pembuka basi.

Pada suatu hari kita memang berubah. Kita belajar. Kita berproses. Hingga akhirnya pada suatu masa kita dapati diri kita menjadi lebih baik dari yang dulu.

Pada suatu hari saya pernah disuruh mengarang cerita oleh guru SD saya. Karangan tentang apa yang telah dilakukan selama liburan untuk mengisi waktu. Saat itu (masa SD), saya seperti kebanyakan orang lainnya, membenci mengarang. Bukan hanya tangan yang capek yang menjadi alasan karena harus nulis berlembar-lembar, namun saya juga benci karena saya tidak tahu harus memulai dari mana selain menggunakan kata-kata “Pada suatu hari…” atau “Pada hari Minggu…”
Kini… saya heran kenapa pula dulunya saya bisa begitu tidak kreatifnya memilih kata-kata pembuka karangan. Juga tertawa betapa dulu saya konyol, saya tau saya bosan memulainya dengan kata-kata basi itu tapi saya tak juga menemukan cara bagaimana memulai karangan dengan kata lain.
Pada hari ini saya dapati diri saya menjadi orang yang menjadikan kegiatan menulis menjadi hobi. Mendapati saya dapat memulai cerita atau tulisan dengan beragam kata yang terdapat di kamus. Tidak lagi melulu “Pada suatu hari…” atau “Pada hari Minggu…”

Dan demi mengenang momen saat masih menjadi bocah ingusan (meskipun saya tidak selalu beringus), saya hadirkan tulisan ini. Tulisan yang saya mulai dengan kata pembuka basi.

Pada suatu hari kita memang berubah. Kita belajar. Kita berproses. Hingga akhirnya pada suatu masa kita dapati diri kita menjadi lebih baik dari yang dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s