Cinta Itu

Cinta itu bejat. Bagaimana bisa ia mempermainkan kita dengan datang terlambat pada orang yang baru kita temui. Sementara kita tak lagi sendiri.

Cinta itu biadab. Bagaimana bisa ia mempermainkan kita dengan datang pada seseorang yang kita jatuhi hati. Sementara pada yang lain, kita telah mengikat janji.

Cinta tu brengsek. Bagaimana bisa ia mempermainkan kita dengan mengenalkan yang namanya cinta bertepuk sebelah tangan. Sementara hati kita begitu sakit.

Cinta itu bajingan. Bagiamana bisa ia mempermainkan kita dengan tetap tak bisa berpindah hati pada yang telah mati. Sementara hidup kita terus berjalan.

Advertisements

One thought on “Cinta Itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s