Mencontek Dia

Biasanya hal yang paling saya inginkan dari peralatan Doraemon adalah Pintu Kemana Saja. Bayangkan, dengan pintu ajaib itu kita bisa ke mana saja yang kita inginkan tanpa perlu berlelah-lelah dalam perjalanan, tanpa perlu waktu khusus dan terlebih lagi tanpa perlu biaya. Sekali lagi, bayangkan, bila ada alat itu saya bahkan mungkin bisa ke Belanda, negara impian saya tanpa perlu modal yang banyak.

Namun saat ini saya tak ingin Pintu ke Mana Saja Doraemon, saya ingin laci meja belajar Nobita. Laci yang oleh Doraemon disulap menjadi lorong waktu.

Ya saya menginginkan Lorong Waktu tersebut.

Saya ingin kembali ke tahun-tahun sebelumnya. Ke tahun-tahun di mana hidup saya tak sedikitpun bersinggungan denganmu. Ke tahun sebelum ada sebuah sua yang mengikat kita.

Ada yang ingin saya ketahui. Tentang bagaimana kamu, bagaimana dia, bagaimana kalian. Bagaimana kamu terhadapnya, bagaimana dia terhadapmu. Bagaimana kalian saling. Bagaimana kalian bersama.

Karena menghadapimu saya tak punya petunjuk.

Jadi mungkin saya ingin mencontek sedikit saja caranya.

images

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s