Tanda-tanda…

Pertengahan tahun 2013 ini semesta tengah berkonspirasi seolah menyuruh saya segera melepas masa lajang.

Diawali dengan lulusnya saya di sebuah BUMN sebagai pegawai tetap, membuat orangtua saya bernafas lega karena akhirnya saya bisa mampu berdiri sendiri dan menghidupi diri sendiri. Lalu tentu saja, fokus mereka menjadi tentang siapakah lelaki beruntung yang akan menikahi putri tertuanya ini. Saya hanya meminta didoakan semoga jodoh saya dekat dan kalau bisa ya menikah di tahun 2014 ketika ikatan dinas yang mengatur saya baru boleh menikah setelah setahun bekerja selesai.

Lalu tetiba saya aneh mendapati seorang teman bertanya, “kamu mau nikah ya, Tan?”

Well, iya sih emang mau nikah. Tapi belum tahu kapan dan dengan siapa. Nah, saya masih bingung tapi dia enteng aja bertanya seperti itu seolah-olah pernah mendengar selentingan kabar kalau saya udah nyebar undangan.

Teman lain lagi bergosip kalau dia pernah melihat saya di suatu tempat yang katanya, hem…. Apa ya? Saya lupa. Entah sedang melakukan poto prewed entah apa. Tentu saja kabar ini membuat saya bertanya-tanya, perempuan cantik mana tuh yang mukanya mirip saya?

Lain lagi. Ketika tengah bekerja saya mendapati sebuah pesan masuk ke ponsel saya.

Semalam mimpi kawanin kak intan cari minyak wangi untuk asoe talam. Udah ada tanda2 kawin?

 

Begitu isi pesannya. Pertama saya artikan dulu kata ‘asoe talam’. Artinya adalah isi talam. Maksudnya adalah isian seserahan. Meski bingung sedikit sih ama pesan tersebut. Bukankah yang menjadi pihak perempuan saya? bukankah yang mendapatkan seserahan saya? kenapa juga saya yang mencari isi talam? Tapi lalu akhirnya pertanyaan ini terjawab beberapa bulan kemudian ketika seorang teman menikah. Dia mencari sendiri apa-apa perlengkapan seserahan untuk dirinya sendiri yang menjadi seserahan dari lelaki untuk dirinya. Jadi pihak lelaki hanya memberikan uang, lalu si perempuan yang nyari perlengkapan isi talam yang sesuai selera dan kebutuhan dia.

hooo…. Begitu pikir saya. itulah maksud teman saya itu ternyata. Dia temanin saya beli isi talam untuk diri saya sendiri.

Yah, walaupun ketika menerima pesan itu saya bingung saya membalas singkat penuh optimis

Aamiin. Didoakan saja kakakmu ini bisa menikah tahun depan.

Benak saya lalu berpikir. Inikah yang namanya tanda-tanda? Iyakah ini berupa sinyal agar saya mulai berpikir serius untuk menikah?

Jawaban atas pertanyaan tengah tahun 2013 ini terjawab menjelang akhir tahun 2013. Ketika seseorang lelaki datang lalu kami berencana menikah tahun 2014.

Ya.. saya anggap semua itu pertanda. Pertanda Tuhan ingin saya menikah di tahun 2014. Dan semoga kali ini rencana saya dan rencana Tuhan sejalan. Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s