Makan Buah Zaitun Agar Cepet Dapet Jodoh

Ada yang masih risau karena belum mendapatkan jodoh? Coba makan buah zaitun. Konon siapa yang memakan buah zaitun akan mudah dapet jodoh.

Percaya?

Wallahualam.

Hubungan antara buah zaitun dan jodoh saya dapatkan beberapa tahun lalu. Saat itu saya masih kuliah. Pulang kuliah di sore hari saya dan kedua sahabat saya main-main ke sebuah taman di kota Banda Aceh yang terletak di pinggir sungai. Saya tak tahu apa nama taman bunga tersebut. Beberapa bulan lalu ketika saya membaca berita sebuah Koran lokal saya ketahui taman itu disebut Taman Seribu Janji. Entahlah siapa saja yang telah mengikat janji di taman tersebut.

Ketika tengah melihat-lihat ragam jenis bunga di taman tersebut kami dikagetkan oleh kehadiran seorang bapak tua yang sedang menyiram bunga di taman tersebut. Bapak tua itu mungkin penjaga sekaligus perawat bunga-bunga di situ. Ketika mendapat sebuah tanaman yang masih relative muda dan masih ditanam di dalam polibex, saya yang penasaran bertanya kepada si bapak tua, apakah gerangan nama buah kecil-kecil yang bergelantungan di tanaman yang tengah saya pegang daunnya.

Ini buah zaitun,” ucapnya lalu serta merta ia memetik buah zaitun itu dan memberikannya ke tangan saya.

Oh ini toh yang dibilang buah zaitun,” saya kagum. Selama ini yang saya tahu tentang zaitun adalah biji zaitun yang terdapat pada sebuah minyak yang dapat memuluskan kulit.

Makan buah ini supaya kamu cepat dapat jodoh,” ucap si bapak tua tiba-tiba.

Demi mendengar kata ‘cepat dapat jodoh’ sontak saya segera mengembalikan buah zaitun kecil itu ke tangan si Bapak tua.

Gak, Pak. Makasih,” seketika saya panik.

Makan. Supaya kamu cepet dapet jodohnya,” Si bapak kembali menawarkan saya buah yang ada di tangannya.

Makasih, Pak. Kasih orang lain saja,” lalu saya buru-buru meninggalkan si Bapak dan bergabung bersama kedua sahabat saya yang tengah sibuk melihat kuntuman bunga di petak lahan yang lain.

Saya tak ingat berapa umur saya saat itu. Saya masih kuliah, mungkin sekitaran usia 19-20 tahun. Pada usia tersebut kata menikah amat sangat jauh dari kamus kehidupan saya. Apalagi ketika ‘supaya cepat dapat jodoh’ terdengar, itu adalah hal yang tabu bagi saya saat itu.

Saya gak bisa mengatakan saya percaya akan efek buah zaitun dan cepet dapet jodoh. Hanya saja, saat itu saya menepis apapun yang memungkinkan saya cepet dapet jodoh yang saya artikan menikah muda.

Saya anti menikah. Saat itu.

Di usia segitu, jangankan Gamaphobia (ketakutan menikah), saat itu saya malah Philophobia (takut jatuh cinta atau terlibat cecintaan).

Lalu sekarang, bertahun-tahun telah berlalu sejak kejadian di Taman Seribu Janji itu. Barusan saya meluluri tubuh saya dengan Minyak Zaitun. Saya kerap melakukan ini karena kulit saya kering dan bersisik. Melihat biji yang terdapat di dalam botol berisi minyak tersebutlah yang membuat ingatan saya kembali ke momen beberapa tahun silam tentang seorang Bapak Tua yang menyuruh saya memakan buah zaitun.

Kini usia saya 25. Tidak lagi Philophobia. Taubat dari Gamaphobia. Tak anti menikah bahkan berencana sudah akan menikah tahun depan. Meski tahu rencana bisa saja tak sesuai harapan, saya tetap tak ingin memakan buah zaitun agar cepet dapet jodoh.

Saya masih percaya jodoh di tangan Allah. Bukan pada buah Zaitun. Saya percaya jodoh saya sudah ditetapkan oleh Allah, tinggal saya saja yang berusaha untuk mendekatkan jodoh itu kepada diri saya. Karena jodoh itu tetep perlu usaha.

Advertisements

One thought on “Makan Buah Zaitun Agar Cepet Dapet Jodoh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s