Jangan Nyanyi, Buka-buka Aja Mulutnya

Saya selalu iri dengan orang yang memiliki suara bagus. Ah.. tapi perasaan iri itu masih di bawah perasaan ‘saya kepengen banget punya suara bagus’.

Suara saya fals sefales-falesnya dah. Ancur minta ampun. Menyukai musik dan penggemar lagu-lagu tapi saya buta nada dan gak bisa nyanyi. Pokoknya suara saya malu-maluin banget dah.

Saya teringat ketika kelas 6 SD. Di kelas saat itu tengah diadakan permainan sederhana karena seisi kelas sudah pada mengantuk. Guna menghilangkan kantuk dan mengusir kebosanan, guru yang juga wali kelas kami saat itu mempunyai ide membuat permainan. Saya lupa permainannya apa, yang saya ingat hanya hukumannya karena saya termasuk salah seorang yang kena hukuman akibat melakukan kesalahan pada permainan itu.

Hukumannya dua, kita boleh memilih antara menyanyikan sebuah lagu atau lompat katak beberapa kali. Banyak yang memilih menyanyi karena tidak capek, giliran saya mendapatkan hukuman, tentunya saya memilih pilihan kedua. Teman-teman pada menanyakan kenapa Cuma saya satu-satunya anak cewek yang memilih hukuman lompat katak alih-alih nyanyi yang gak bikin ngos-ngosan.

Saya ingat jawaban saya saat itu, ‘mending disuruh lompat katak berpuluh-puluh kali ketimbang nyanyi.”
Image

Cerita lainnya adalah ketika saya kuliah. Saya masuk ke sebuah organisasi mahasiswa yang berlatar belakang seni. Saya yang memang menyukai menari sejak TK tentunya mengambil bidang seni tari. Selain seni tari saya juga ikut bagian dalam seni teather. Hanya saja seni teather kurang ditekankan di organisasi itu karena keterbatasan pelatih. Yang paling menonjol di organisasi itu adalah seni tari dan seni musik. Seni lukis, seni rupa, seni teather dan puisi hanyalah pelengkap yang kadang ada kadang enggak.

Organisasi ini juga kerap mendapatkan undangan untuk mengisi acara-acara. Yang paling sering tampil tentu saja anak-anak tari, anak-anak band dan juga paduan suara. Nah, khusus paduan suara tentunya membutuhkan banyak peserta. Memang sudah ada grup paduan suara, namun karena jadwal kuliah dan berbagai kepentingan lainnya, terkadang grup ini menjadi gak jelas. Walhasil grup paduan suara adalah gabungan dan bidang-bidang seni lainnya. Anak tari masuk, anak lukis masuk juga.

Beberapa kali akibat kekurang anggota, saya diminta untuk ambil bagian dalam paduan suara itu. Tentu awalnya saya menolak dengan keras. Saya gak mau suara saya yang malu-maluin ini bikin malu saya dan seluruh teman-teman saya. Lalu, akhirnya karena para senior meminta dengan memohon, saya meluluskan juga pintanya. Dengan syarat, saya gak nyanyi tapi Cuma berdiri bego aja ngisi-in kekosongan.

Begitu latihan, ternyata saya diminta ikut menyanyi juga oleh senior. Saya bilang suara saya jelek. Dia bilang saya mesti latihan. Jadilah saya ikut membuka suara.

Tahu apa yang terjadi?

Begitu saya membuka suara anggota paduan suara lain berhenti. Keyboardist dan guitaris berhenti memainkan musiknya, dan semua pandangan tertuju ke saya. Iyap. Mereka terganggu ama suara saya yang melenceng jauh dari nada yang tengah mereka mainkan.
Image

Sumpah saya pengen menguburkan diri hidup-hidup saat itu.

Karena merasa bersalah saya katakan saya gak usah ambil bagian aja dalam paduan suara ini. Tapi mereka bersikeras saya ikut karena kekurangan anggota. Jadilah akhirnya mereka menerima saya apa adanya. Dan saya yang dijadikan fokus latihan agar suara saya bisa sama dengan suara rekan-rekan. Suara saya terlalu rendah katanya. Memang, saya pun kewalahan mencapai nada tinggi. Gak mampu.

Singkat cerita, singkat kata, senior, pelatih, rekan dan pemain musik nyerah sama saya. Saya memang buta nada. Jadilah akhirnya mereka mengatakan, “Udah, Intan nanti gak usah nyanyi aja. Buka-buka mulut aja pura-pura nyanyi. Yang penting formasi kita lengkap.”

Mendengar hal itu saya gak tahu harus lega atau malah gali sumur dan terjun ke dalamnya.

MALU.

Image

2 thoughts on “Jangan Nyanyi, Buka-buka Aja Mulutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s