Setahun Tidak Lama

Saya dan Mami tengah duduk di ruang TV. Tidak benar-benar menonton karena sebenarnya kami tengah saling bercerita. Sejak kepindahan saya ke Bireuen, Ibu saya gemar sekali mengajak saya duduk bersama mendengarkan cerita saya. Aneh. Padahal bukan baru sekali ini saya merantau. Malah ini yang paling deket. Dulu-dulu saat terpisah pulau sikap Ibu saya bahkan lebih cuek ketika saya pulang ke rumah. Kali ini tiap akhir pekan saya pulang beliau tampak kangen.

Di tengah-tengah obrolan Ibu nyeletuk, “Adek baru bisa nikah setahun lagi ya?”

Saya langsung menoleh menghadap wajah Mami.

“Iya.” Saya jawab. Lalu tampak Ibu saya tengah memikirkan sesuatu.

Saya melanjutkan, “Setahun itu gak lama kok, Mi. Jalan ke sana ke mari. Buat ini itu. ketawa-ketiwi eh, udah setahun.”

Mami masih tampak berpikir.

“Mami ingat gak? Bulan ini setahun lalu?”

“Apa?”

“Tahun lalu di bulan ini hidup adek gak jelas. Kurus. Gak punya kerjaan. Diam di kamar. Malas makan. Gak mau pergi keluar rumah. Kacau pokoknya.”

Mami tampak mengingat sesuatu, “Oh.. pas dia meninggal ya?”

“Iya.”

“Kapan dia meninggal?”

“Di bulan ini. Agustus.”

Mami diam. Saya masih meneliti roman wajahnya. Lalu kembali saya bersuara, “Setahun itu gak lama. Dulu aja saat adek sangat terpuruk akhirnya adek bisa ngelewatin semuanya. Dulu adek kurus banget, sekarang udah gak sekurus dulu. malah kemarin sempat 50 kilo, kan?

Dulu adek asik ngurung diri di kamar. Sekarang lihat, adek udah bekerja. Udah bisa hidup dengan layak. Semua hanya dalam waktu setahun.

Jadi, nunggu setahun itu gak lama. Apalagi saat ini kondisinya baik-baik saja.”

Sungguh. Saya tengah menenangkannya. Memberi tahu bahwa waktu setahun itu tidaklah lama. Hanya menunggu hari demi hari berjalan 24 jam. Hanya menunggu bulan demi bulan segera berganti. Tahun baru. Lalu bulan Januari beranjak ke Februari. Maret mengikuti sampai akhirnya Juli tiba. Dan bila memang sudah saatnya. Bila jodoh sudah direstui oleh Tuhan. Maka saya juga toh akan menikah.

Setahun tidaklah lama. Hanya perlu bersabar.

Advertisements

One thought on “Setahun Tidak Lama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s