Seseorang yang pernah di hati sebenarnya tidak benar-benar pergi. Jejak-jejak langkah yang pernah ia buat kekal di hati. Dan terkadang itu menyebalkan. Semakin banyak yang singgah, hati ini akan semakin penuh. Memang mereka tak memakan banyak tempat, karena mereka hanya bisa nyempil di sudut hati. Namun, sebenarnya itu mengganggu. Terutama bagi seseorang nanti yang akan kita sebut ‘sejati’ di hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s