Kalau Saya Berubah Menjadi Tulang Rusuk

Entah di mana kedua telinga yang tertutup jilbab saya menangkap lantunan lagu. Penggalannya berbunyi:

Di saat ku tertatih tanpa kau di sini

Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini

Jika memang dirimulah tulang rusukku

Kau akan kembali pada tubuh ini

Lagu tersebut dibawakan oleh Last Child dan Giselle Idol.

 

Beberapa detik setelah mendengar baris terakhir di bait itu wajah saya menyunggingkan seulas senyum (yang cantik tentunya).

Tulang rusuk.

Tulang rusuk.

Jujur ya, setiap kali mendengar kata ‘tulang rusuk’ bukanlah hal romantis yang lalu membayang di benak saya. Oke, sebenarnya kata itu akan merujuk ke suatu hal yang romantis bila diucapkan oleh seorang lawan jenis. Tapi semakin saya mencoba membayangkan hal yang romantis semakin gagal pula usaha saya onion-emoticons-set-2-89.

Jadi apa yang ada di benak saya kala kata ‘tulang rusuk’ terdengar di telinga saya?

 

Saya akan menarik nafas panjang. Diam. Lalu tiba-tiba merasa tubuh saya mengecil. Menyusut. Rada bengkok dikit. Lalu terbang dan nempel di tubuh si pembicara. Langsung mengisi bagian tulang rusuk-nya yang kosong. Yang itu adalah saya.

onion-emoticons-set-2-13

Dan… gombal pun menjadi gagal.

Saya bukannya menjadi tersipu malu, melainkan jadi ngeri membayangkan saya ini berubah menjadi hanyalah sebongkah tulang bengkok yang tidak lagi cantik onion-emoticons-set-2-86.

 

 

Advertisements

12 thoughts on “Kalau Saya Berubah Menjadi Tulang Rusuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s