Memudar

Tepat tiga bulan kamu pergi dari aku, lebih tepatnya juga pergi dari dunia ini. Aku masih mengingatmu, masih mengingat segala sesuatu yang terjadi tentang kita. Cengiran khasmu masih kuhapal.  Tapi ada yang berubah, tak kumau tapi perlahan-lahan semakin nyata.

Wajahmu.

Semakin lama bayangan wajahmu dalam ingatanku semakin samar. Perlahan-lahan memudar. Aku tak bisa lagi mengingat wajahmu dalam bayanganku. Kalaupun akhirnya aku melihat wajahmu dalam poto-poto yang pernah kuambil, aku lalu menjadi asing dengan wajah itu. Wajah yang hanya dapat kulihat tanpa bisa kubayangkan lagi.

Belum lama kamu pergi, tapi otakku tak mau berkompromi dengan waktu. Tak mau berusaha lebih agar bayanganmu tetap terjaga dalam ingatan. Susah payah aku berusaha, yang kudapati hanyalah siluet wajah. Siluet sosokmu. Baik dalam pejaman mata atau lebarnya mata terbuka.

Aku minta maaf. Maaf melupakan wajahmu terlalu cepat. Yang kuingat adalah jejak, bau, suara, kenangan, sentuhan darimu, tapi wajahmu tidak. Memudar.

 

Mengapa terjadi kepada dirimu
Aku tak percaya kau telah tiada

(Chrisye- Kisah Cintaku)

Advertisements

4 thoughts on “Memudar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s