Golongan Orang-orang Sesak Eek

“Tuh orang pasti lagi sesak eek, kak,” seru adik saya ketika kami sedang menyusuri jalanan Banda Aceh.

“Haa? Kok Lia tau?” aku bertanya tak fokus sambil mengetik balasan sms untuk temanku.

“Iya, udah tau macet. Masih juga klakson. Ya, Cuma orang yang sesak eek lah yang kayak gitu. Gak sabaran. Buru-buru,” jelas adik saya.

Sontak aku tertawa. Gila. Kadang-kadang bisa cerdas juga ini adik saya.

Saat itu kami sedang dalam perjalanan ke suatu tempat. Kira-kira pukul 5 sore. Jam-nya orang-orang pulang kantor. Di area-area tertentu di Banda Aceh, biasanya saat jam pulang kantor atau jam anak sekolahan masuk kerap terjadi macet. Emang sih gak seheboh macet di kota besar, tapi cukup semrawut lah. Yah, namanya juga macet. Nah, seperti biasa juga, saya hanya duduk di kursi belakang motor, yang mengendarai motor tentu saja adik saya itu. Di saat itulah komentar tersebut terlontar dari mulutnya. Yang menurut saya betul juga.

Barusan kami juga keluar sebentar untuk beli jajanan. Siang terik dengan matahari yang sedang mengeluarkan kekuatannya secara pol-polan kami beberapa kali terjebak di lampu merah (traffic light). Ketika lampu merah menunjukkan angka 2, kontan banyak pengendara baik mobil ataupun motor mulai paduan suara menghidupkan klaksonnya. Adik saya berkomentar lagi, “banyak yang sesak eek rupanya.”

Iseng, saya dan adik saya akhirnya menjadi pengamat orang-orang pengguna jalan. Ada yang ngebut dan nyalip-nyalip sok keren, yang akhirnya kami nobatkan juga sebagai ‘orang sesak eek’, ada mobil yang berjalan pelan tapi berada di jalur cepat, yang kemudian saya katakan,’dia sih pake pampers, jadi kalau sesak eek langsung aja di tempat’.

Maaf kalau saya menggunakan kata-kata jorok nan menjijikkan, terlebih lagi tanpa menggunakan bintang untuk menutupi salah satu hurufnya. Huehehehe…

Kalau kata adik saya, barang siapa yang reseh suka klakson padahal udah tau macet, itu termasuk ke dalam golongan orang-orang sesak eek.

 

 

Advertisements

3 thoughts on “Golongan Orang-orang Sesak Eek

  1. Hahaha, kocak….
    Daripada ngeklakson, cara paling keren adalah cara Mamaku…
    Mamaku kebelet pipis banget pas di jalan tol & macet, setiap minta jalan gak dikasih… awalnya Mama nelpon polisi yang masih jd bawahan, gak berhasil bikin jalan lancar. Akhirnya nelpon atasan dan akhirnya jalan berlawanan ditutup & jalur Mamaku jd lancar & bisa segera pipis deh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s