Terus Gue Harus Bilang Wow Gitu?

Saya bisa menolerir kata-kata alay seperti: ciyus, miapah, enelan dan teman-temannya. Tidak hanya menolerir, tapi juga saya kerap bercanda menggunakan kata-kata imut nan amit-amit ituh. Lucu menurut saya. Tapi ada satu kalimat alay yang amat sangat saya benci dan sungguh amat gak keren sekali. Apa itu?

Terus gue harus bilang wow gitu?

Jangankan ketika saya sedang serius, ketika saya sedang bercanda aja lalu ada yang serta merta datang bilang kalimat itu, dengan sukses mereka akan membuat saya murka dan pengen ngelempar mereka dengan bambu runcing.

Suatu ketika saya tengah ber-sms ria dengan seorang sahabat, saya berkomunikasi dengan gaya bercanda meskipun hal yang tengah saya utarakan adalah serius. Lalu apa yang saya dapati? Si sahabat ngerespon saya dengan kalimat, “terus gue harus bilang wow gitu?”

Baiklah, si sahabat sedang bercanda, tapi sungguh saya merasa dilecehkan seketika dengan kalimat itu. Merasa gak dihargai. Sungguh menurut saya ini adalah kalimat alay paling kurang ajar yang pernah saya temui.

Coba deh kamu resapi dan perhatikan, pasti kamu juga akan ngerasa kalau kalimat itu gak sopan, gimana gak, ketika kita lagi ngomong serius lalu malah ditanggapi sedemikian rupa. Oh.. baiklah, mungkin saya aja yang lebay, mungkin saya aja yang cepet sewot sementara bagi kamu hal itu biasa aja.

Okeh. Terserah.

Tapi nih ya, andai ada orang yang membalas pernyataan saya dengan berucap, “terus gue harus bilang wow gitu?”

Maka jangan kaget ketika saya akan membalas dengan sinis, “Iya, lo harus bilang.”

Atau kalau ada yang malah bilang, “terus gue harus bilang wow sambil koprol gitu?”

Itu kalimat pertanyaan, kan? Maka akan saya jawab, “Iya, lo harus bilang wow dan koprol sekarang juga”

Aneh tau gak. Okelah ketika yang mengatakan itu adalah remaja ingusan mungkin saya akan maklum, tapi ketika yang mengatakan itu adalah seorang yang umurnya sama dengan saya (bahkan lebih) sungguh sangat tidak cocok meskipun bermaksud bercanda. Amat sangat gak cocok.

Nih ya, kalaupun emang mau bilang wow kenapa juga mesti minta ijin segala. Semisal kayak percakapan ini.

A: aku baru jalan-jalan dari Gurun Sahara loh

B: wow… keren.

Lebih bagus dan efisien kan ketimbang

A: aku baru jalan-jalan dari Gurun Sahara loh

B: terus gue harus bilang wow gitu?
A: Iya, dong

B: wow…*sambill koprol*

Sayangnya, kebanyakan orang yang tanya, “terus gue harus bilang wow gitu” itu gak juga akhirnya mengatakan wow, mereka hanya berkata tanpa melaksanakannya. Nah kalau gak mau bilang kenapa juga mesti tanya?

Aneh.

Emosi. Iya, saya emosi sama semua makhluk yang menggunakan kalimat itu lalu ngerasa keren karena bisa melafalkannya dengan fasih.

Saya lebay? Biarin.

Saya emang lebay.

Jadi, kamu yang baca tulisan ini, jangan berani-berani komen dengan kalimat serupa judul tulisan ini. Kalaupun mau berkata ‘wow’, inget, gak perlu pake ijin segala karena itu hak kamu.

Tulisan ini CIYUS loh!

Advertisements

25 thoughts on “Terus Gue Harus Bilang Wow Gitu?

  1. Iya kak, aq juga merasa ga dihargai kalau ada yang bilang gitu.

    Dan gak cuma itu duank c, semua bahasa yg aneh2 pada dasarnya ga aq suka, paling sekali dua kali duank aq ucapin, setelah itu, goodbye.

    Soalnya aq juga kurang suka sama hal2 yang lagi booming, males aja gitu, dimana-mana denger itu, bosen, muak, eneg.

    Dan yang paling penting lagi utama. Ngapain c pake ngomong begitu? Kita dikaruniai sama Alloh kemampuan untuk berbicara normal, kenapa malah dimaen-maenin. Ntar kalau dibikin “aneh” beneran gimana hayo?? Mau?? Aq c engga.

    Jd kalau buat aq c, segala yg alay alay itu melelahkan. Ngga lucu sama sekali.

    -___-“

  2. saya heran dengan perkembangan bahasa indonesia jaman sekarang. generasi mudanya dengan kreatif merusak ciptaan bahasa dari jaman generasi tuanya. ngerusanya pun nggak nanggung2. Demi apa, disingkat jadi miapah. serius, jadi ciyus. antara sok imut dan lidah kelipet ke dalem 😐
    dan tentang gue harus bilang wow itu, dosen saya pun pernah becanda kayak gitu. alangkah sedihnya pendahulu kita yah =)) *nggak tahu harus koprol ngakak atau nangis di bawah shower*
    tapi yang paling saya benci adalah MIAPAH.
    biasanya akan saya jawab dengan MICEDAP! ==”

  3. kalau aku juga kadang di gituin pas ditengah2 cerita, basanya langsung aku sambet : ” Ya lo harus bilang WOW terus koprol dari jakarta ke anyer gak boleh berhenti”

    atau…

    “Ya lo harus bilang WOW kalao ngerasa keren, dan kalo ngeresa jelek yaaa..derita lo laahh”

    1. nah, kalau pas emang dibilang secara langsung face to face itu tingkat keselnya emang level dewa yak, kalau aku sih, rasanya pengen nonjok orang yang ngomong, gak sopan 😐

      aku suka dengan jawaban kamu, biar tau rasa dia 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s