Bila Mantan Lebih Dulu Nikah

Apa kamu termasuk ke dalam komunitas perempuan yang takut mantannya menikah duluan? Saya sih gak. Alasannya nanti saja.

Teringat akan pertemuan saya beberapa bulan silam dengan sahabat-sahabat saya jaman SMA. Satu sudah menikah, satunya lagi akan menikah, satunya ngebet pengen nikah, satunya harus sabar nunggu pacarnya mapan akan segera menikah, dan perempuan terakhir adalah saya, yang batal menikah. Kombinasi yang ciamik di umur 24 tahun ini.

Sebut saja namanya Pelangi, temen saya yang akan segera menikah. Di tengah-tengah pertemuan itu dia ditelepon oleh mantannya yang memberitahukan kalau ia akan segera menikah. Dan mantannya itu juga berniat memberikannya undangan.

Tak lama kemudian, sang mantan menyamperin kami di suatu tempat dan memberikan undangan tersebut yang dikhususkan buat si Pelangi juga buat kami-kami, 4 temannya yang lain.

Sebelum si mantannya Pelangi sampai di tempat kami, si Pelangis sempet merengut sekilas. Menggerutu singkat. Yang, singkat kata sih, dia sebel didahului sang mantan. Sebel yak. Sebel. Pengennya tuh dia duluan yang akan menikah. Hal tersebut kontan membuat benak saya berpikir.

Menurut saya sih, ngapain juga si Pelangi sebel, toh tak lama lagi dia juga akan menikah dengan pria pilihannya. Kan si Pelangis statusnya bukan jomblo. Kalaulah memang ternyata si Pelangi jomblo dan angan menikah masih jauh, patutlah kalau dia sebel tapi ini kan tidak.

Sebel. Saya yakin faktornya bukan karena masih cinta atau masih sayang, ini mutlak gengsi semata. Seolah-olah setelah putus ada suatu perlombaan tak terdeklarasikan yang menyatakan siapa yang duluan menikah itulah pemenangnya. Funny? For me, yes.

Sekarang akan saya beberkan alasan saya kenapa saya bukanlah termasuk golongan perempuan yang begitu ketakutan melihat mantannya menikah duluan.

Simple saja, karena rasa cinta saya sama mantan-mantan saya tak begitu jumawa. Dulu bolehlah saya ada rasa, tapi sekarang rasa itu tak lagi berbekas. Nah,kalau memang saya tak lagi menyimpan rasa, kenapa juga saya harus jengkel sama mantan saya yang menikah duluan. Itu hak dia, terlebih lagi, itu sudah diatur oleh-Nya.

Intinya sih, kalau emang rasa cinta sama mantan tak ada lagi, sebel mantan nikah duluan itu gak penting. Gak usah juga ngerasa kalah kalau mantan menikah duluan. Tapi kalaulah kamu masih ada sedikit rasa buat mantanmu, wajarlah kamu sebel mantanmu menikah duluan. Tapi kalau saya pribadi sih, bila ada mantan yang masih saya suka menikah duluan, saya bukanlah sebel sama mantan saya itu, melainkan jengkel pada calon istrinya. Dan kalau bisa sih, berharap dengan doa yang kusyuk agar pernikahan itu batal terjadi.

Well, doa jelek gak bakalan dikabulin sih😀

13 thoughts on “Bila Mantan Lebih Dulu Nikah

  1. Hihihi. Bener banget tuh kak. Gengsi. Dan sepertinya aq juga termasuk salah satunya.😛 eh tapi ga tau siih, belom pernah ditinggalin nikah sama mantan.😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s