Mengimajinasikanmu

Aku mengimajinasikan kamu ada, duduk di sebelahku, bercanda di tengah-tengah kesibukan kita menjilati es krim. Aku mengimajinasikan kamu tepat ada di sampingku.

Kala aku berjalan, aku mengimajinasikan kamu turut besertaku sambil menggenggam tanganku lembut. Kala ku makan, ada kamu di hadapanku yang menahan pedas dan tak pernah menghabiskan porsi makananmu.

Aku bahkan masih mengimajinasikan kamu di tengah kantuk yang kian parah melanda. Imaji berupa suaramu yang hadir mengantarkanku terlelap ke alam mimpi.

Sudah 3 bulan berselang. Dan aku masih mengimajinasikanmu. Membuatmu hidup dalam khayalku. Satu-satunya tempat di mana ada kamu yang tak pernah bisa mati sebelum aku mati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s