Mungkin Ada Kamu di Sini?

Hati-hati kalau kamu berteman dengan penulis blog. Jangan-jangan kisah hidup kamu muncul di blog mereka.

(Intan Khuratul Aini Rasyid, 20 Otober 2012)

 

“Jangan cerita di depan Intan deh, entar masuk pula lagi kita di cerita dia, bisa ketahuan sama semua orang,” celotehan seorang teman (tak terlalu dekat) yang kemudian hanya saya timpali sama senyum sok bego. Soalnya yang dia bilang itu bener.

Celotehan itu terjadi beberapa tahun lalu, saat saya masih kuliah. Dulu itu banyak kejadian di sekeliling saya yang saya lihat atau alami sendiri lalu saya tulis dan saya cantumkan di note FB. Kalau kisahnya lucu atau menarik yang dialami seorang teman maka cerita itu akan saya share lalu saya tag beberapa nama teman sejurusan. Hal ini mungkin yang membuat beberapa teman was-was sama saya, takut saya permalukan.

Padahal kadang gak hanya cerita lucu-lucuan yang konyol dari mereka aja yang saya tulis, ada juga cerita positif bermakna dalem yang saya share, yah meskipun perbandingannya gak signifikan sama yang konyol sih.

 

Menyoal malu, pun begitu dengan ketiga sahabat saya, karena mereka sempat protes ketika saya mencantumkan nama mereka di cerita saya, maka saya lalu menjadi takut-takut untuk membeberkan nama mereka ketika saya tengah mengisahkan mereka, pun itu cerita mereka yang menginspirasi saya.

Terkecuali untuk Leni dan Rudi, mereka tak pernah memprotes ketika saya mencantumkan nama mereka, walaupun belakangan saya lebih selektif ketika harus mencantumkan nama mereka di blog saya. Untuk cerita yang bersifat privasi saya cukup tahu diri untuk tak semena-mena mencomot nama mereka, tapi untuk kisah konyol mereka tak pernah keberatan.

Di antara banyak nama yang pernah wara-wiri di blog saya, ada juga orang-orang yang cuek bebek ketika namanya saya comot dan kisahnya saya beberkan. Namanya Pak Mono, rekan kerja di kantor pertama saya dulu, yang cukup sering membaca blog saya (meskipun belakangan sudah jarang karena sibuk), awalnya saya tak tahu beliau mengikuti blog saya sampai suatu hari beliau memberikan komentar.

Gila. Saya panik seketika. Apalagi ketika saya tanyakan lebih lanjut apa-apa saja yang sudah beliau baca, ternyata, beliau baca sudah hampir setengah isi blog saya saat ini.

Panik. Gimana gak, selain karena akhirnya image kalem yang berusaha saya ciptakan di kantor pertama saya terungkap sudah oleh dirinya yang sudah tahu gimana amat-sangat-gak-kalemnya seorang Intan, dia juga pasti pernah membaca kisah dirinya yang saya tulis dan saya cantumkan namanya. Oh.. God!

Tapi ternyata panik saya percuma, beliau santai aja ketika saya mengisahkan dirinya, malah seneng lagi bisa mejeng di blog saya. Ah syukurlah.

 

Karakter orang beda-beda, dan karakter yang dimiliki Pak Mono yang santai dan tak ambil pusing ini saya suka.

 

Selain Pak Mono, ada Kak Asmah, rekan kerja di kantor kedua sekaligus teman seperjuangan kala merantau di Jakarta. Kak Asmah juga tak keberatan dirinya saya munculkan di blog saya, malah terlihat senang. Belakangan dia malah menobatkan dirinya sebagai penggemar sayaonion-emoticons-set-2-71 .

 

Saya beruntung bisa berkenalan sekaligus berteman dengan orang-orang yang kini menjadi teman saya. Dari mereka dan dari kisah mereka, membuat otak saya terus bekerja, melihat pelajaran, menggali hikmah, menulis lalu menjadi pengingat bagi saya. Untuk itu, saya juga harus lebih bijak bagaimana menghargai mereka.

 

Nah, sekarang coba kamu cek, adakah kamu dan kisahmu yang pernah menjadi bagian dari Kura-kura Hitam ini? Saya ucapkan terima kasih ya onion-emoticons-set-6-7

 

16 thoughts on “Mungkin Ada Kamu di Sini?

  1. hehe saya juga gitu, kadang menulis karena hasil dari apa yang saya lihat di sekeliling saya.. tapi kalau kisah hidup nggak, biasanya saya ambil pengalamannya saja. dan pernah juga saya ambil kisah hidup sahabat saya untuk kontes tentu sebelumnya izin dia dulu dan ternyata saya menang kontes tersebut😀 tapi bukan kisah2 yang sedih sih hanya pengalaman hidup yang bisa menjadi inspirasi🙂

    salam..

  2. eheheheee saya ga pernah masukkan nama teman atau kerabat ke blog soalnya takut pada protes😆 tapi asik dong kalo dapat ijin apalagi sampe menyatakan diri sebagai fans.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s