Jenis Kelamin Saat Packing

Setiap kali hendak bepergian setiap kali jualah saya ingin bertransformasi menjadi lelaki untuk sesaat.

Dalam bepergian bawaan lelaki selalu lebih sedikit daripada perempuan, dan saya sebagai perempuan yang ingin simple sangat iri akan keistimewaan yang dimiliki oleh lelaki itu.

Perempuan, bukannya tak bisa untuk membawa baju sesedikit mungkin, tapi emang udah dari sononya kebutuhan perempuan lebih banyak dari lelaki.

Mari kita hitung-hitungan.

Lelaki hanya perlu membawa dalaman satu macam saja, sementara perempuan memiliki dua macem dalaman.

Pakaian lengkap perempuan ada 5 bila perempuan itu memakai jilbab. Sementara lelaki hanya 3.

Perempuan: CD, bra, baju, celana, dan jilbab.

Lelaki: CD, baju dan celana.

Hal ini membuat perbandingan bawaan lelaki dan perempuan menjadi 3:5.

 

Perempuan ribet banget soal dresscode. Ada yang namanya baju untuk tidur, baju untuk bepergian, baju untuk acara formal atau baju untuk pesta.

Tujuan berpergian itu ada banyak, ada untuk menghadiri pesta, ada untuk liburan, ada untuk dinas, yang mana semuanya akan mempengaruhi isi koper perempuan.

Baiklah. Kita persingkat saja dengan bepergian untuk liburan. Selain baju tidur, baju bepergian yang terlihat santai yang harus di bawa perempuan, pasti juga perempuan membawa sepasang baju semi formal yang bisa dipakai untuk suatu acara yang bersifat tidak terlalu santai. Ini biasanya buat jaga-jaga.

Ribet.

Karena saya gak pernah pengen yang namanya ribet ataupun repot-repot membawa tas/koper yang berat maka saya selalu berhati-hati dalam memilih pakaian yang akan saya bawa.

Karena saya memakai jilbab. Hal pertama yang saya perhatikan adalah baju yang senada dengan jilbab yang akan saya bawa. Biasanya saya akan membawa baju yang sama-sama memerlukan jilbab yang sama. Jadinya saya gak perlu repot-repot membawa jilbab untuk semua baju yang saya bawa.

Saya juga gak membawa baju sesuai dengan jumlah hari. Biasanya baju saya lebih sedikit dari jumlah hari bepergian saya. Pengalaman mengajarkan saya bahwa akhirnya pasti ada baju yang tidak terpakai.

Jeans/celana. Biasanya saya hanya membawa satu jeans/celana. Satunya lagi yang saya pakai ketika pergi. Jadinya saya punya 2 jeans.

Saya lebih memilih memakai sepatu karet ketika bepergian. Sepatu ini juga yang saya pakai ketika telah sampai di kota tujuan. Ketimbang memakai sandal, memakai sepatu karet yang harganya 20 ribu lebih terlihat pas, baik dengan kostum ataupun situasi.

Persedian untuk celdam biasanya saya bawa banyak, yang ini memang paling penting. Tapi untuk bra saya cukup membawa 3 saja.

Hal paling sebel adalah ketika harus membawa peralatan make-up dan mandi. Tapi hal ini pun akhirnya saya sortir lagi. Saya akan menyortir make up saya. Biasanya saya hanya membawa hal-hal yang paling sering saya pakai saja. Akhirnya satu tas kecil cukup masuk buat peralatan mandi dan make-up, dan beruntunglah saya gak pernah perlu membawa sisir.

Handuk juga jangan lupa dibawa, tetapi kalau tempat menginapnya nanti pasti akan menyediakan handuk, ya saya juga pasti gak bawa handuk.

 

Pernah saya udah PD banget ke Bandung dari Jakarta untuk liburan selama 2 hari dengan membawa satu ransel saja. Saya pikir ini pasti udah bawaan paling irit yang pernah ada dan patut diacuingi jempol. Yah, soalnya saya menyiasati dengan tidak membawa baju tidur dan handuk karena nantinya saya minta pinjem sama Indah (sang tuan rumah yang ngasih saya tumpangan di Bandung).

Mungkin bagi perempuan bawaan segitu udah sangat amat sedikit sekali, tapi apaaaa? Saya harus terkaget-kaget dengan apa yang dibawa oleh teman seperjalanan saya. Bayu, lelaki yang menemani saya ke Bandung ternyata membawa satu ransel yang bahkan ukurannya hanya setengah ukuran ransel saya. Begitu saya tanya isinya apa? Ternyata dia mengatakan hanya membawa dua kaus oblong dan daleman. Siyalan! Saya masih kalah jauh.

Itulah kenapa setiap kali bepergian saya sangat ingin berganti kelamin untuk sesaat.

 

Advertisements

5 thoughts on “Jenis Kelamin Saat Packing

  1. Dulu pas saya masih belum berkerudung, saya bisa sukses nginep-nginep hanya dengan satu ransel… kalau sekarang, mana mungkin ╮(╯_╰)╭

    Pakaian lengkap saya : undies sepasang, atasan+rok/gamis, legging, daleman kerudung, kerudung, kaos kaki… daaan, semua itu (kecuali undies) harus matching… ⇨ rempong deh!!!

  2. Pakaian bsa ditekan, tp make up sama peralatan mandi cewek tuh yg bikin gembung tas, asli ribet bangt, sama kayak kamu, gue juga menutamakan banyak daleman, dan lebih bete lagi kalo tempat tujuan ternyata punya cuaca panas, jadilah harus bawa baju ganti yg banyak

    1. ohya, cuaca juga menentukan baju ganti yak. kalau adem mah, biasanya baju bisa dipakai berulang kali.

      iya, peralatan make-up dan mandi karena berbentuk botol atau tabung jadi gak elastis 😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s