Enggan

Awalnya sih saya enggan. Enggan untuk mengganti wallpaper hape saya dari gambar poto saya dengannya menjadi poto saya sendiri. Enggan mengganti avatar twitter saya yang bergambar boneka pemberiannya (yang saya pasang sehari sebelum dia meninggal dan saya tak sempat tunjukkan padanya) menjadi poto tunggal saya, enggan menganti avatar Yahoo Messenger yang bergambar wajah kami berdua. Lalu akhirnya saya ubah semuanya.

Awalnya saya enggan. Menghapus sms-sms darinya. Sms-sms itu merupakan peninggalan darinya yang amat berharga bagi saya. Ucapan manisnya. Tentang janjinya. Tentang dia yang mau ke Aceh. Tentang gombalannya. Semua ada di situ. Saya memang suka menyimpan sms-sms manis darinya, yang nanti sms itu akan saya hapus kalau ada sms-sms baru yang mampu menggantikan keromantisan sms sebelumnya. Kini semua sms-nya saya simpan, karena saya tau, sampai kapanpun saya gak akan dapet lagi penggantinya. Kalau dihapus. Habis sudah. Tapi lalu, saya kuatkan hati saya, saya hapus sms-sms darinya. Tidak semua sih, belum mampu semua saya hapus. tapi cukuplah sms-sms tersebut mengurangi memory hape saya.

Awalnya saya enggan, menggati themes blog saya ini. Themes yang kemarin itu saya pasang serupa dengan punyanya. Setelah sebelumnya dia yang ngikut themes blog saya, gantian, saya yang ngikut themes blog dia. Tahu kalau saya ganti themes blog saya gak bakal membuat blog dia juga mengikuti themes blog saya, membuat saya enggan mengubahnya. Lalu akhirnya saya ubah juga. Dan themes blog dia tetap seperti terakhir dia ubah.

Keengganan saya hanya karena saya gak mau dia jadi ‘benar-benar pergi’. Dia memang telah pergi, namun ada yang ingin saya simpan dari peninggalan dia untuk menemani saya. Lalu saya tersadar, mengenang dia bukan membiarkan saya terpuruk. Apapun yang telah saya ubah, apapun yang telah saya hapus, tetap saja, saya dapat merasakan dia di hati saya.

Hidup harus terus berjalan. Saya masih harus terus mengubah oksigen menjadi karbondioksida selama detak jantung saya masih berfungsi. Dan dia, tetap ada di hati saya. Hidup bersama kenangan dan tulisan-tulisan saya.

Advertisements

2 thoughts on “Enggan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s