Seperti Dulu-dulu

Tentang Rabu yang kunanti Minggu cepat berlaju.

Melihatmu datang kepadaku, mengenakan baju biru.

Atas nama rindu yang sudah amat terlalu, biarkan aku berlari memelukmu.

Memaafkanmu, atas keterlambatanmu dan mengabaikan rinduku.

Kini sudah ada kamu.

Di hadapanku.

Maka, aku akan memaafkanmu, seperti dulu-dulu, yang selalu.

Kecuplah keningku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s