Tak Berpapasan

Meskipun seperti pernah kita berada dalam satu ruas jalan yang sama, tapi nyatanya derap langkah kita tak seirama. Dan kita tak bersisian.

Mengingat kita pernah memaksa rindu membuai-buai nyatanya senandung omongan kosong  menampar roman muka picisan kita agar tersadarkan. Hey, dunia panggung sandiwara.

Melewati labirin kenangan aku melihat di kejauahan sosokmu merintih tengah berduka di bawah naungan hujan yang hanya menguyur dirimu sendiri. Sempat terbersit meminjamkan payung usang tanpa corak berwarna kelabu. Tapi bahkan aku lupa meletakkannya dimana untuk kupinjamkan padamu.

Lalu aku berbalik.

Berjalan jauh darimu. Memunggungimu.

Agar kita tak perlu berpapasan. Di sepanjang jalan yang bukan jalan kenangan.

2 thoughts on “Tak Berpapasan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s