Aku Gila

Aku gila.

Maka ketika aku duduk bersisian denganmu jantungku berdetak cepat. Nafasku memburu. Ada kamu. Menggenggam tanganku. Hangat.

Aku gila.

Merapal kata seperti doa sebelum tidur. Namamu yang terucap manis seperti mantra agar aku terlelap dalam mimpi yang indah. -Him-

Aku gila.

Bersandar di pundakmu. Membebankan kepalaku. Maka itu mengusir segala jenuh dan penatku. Aku termanjakan.

Aku gila.

Percaya bahwa cahaya bulan telah tiada dari kota ini. Dia menjelma menjadi sorot mata yang tak pernah mati. Matamu. -Him-

Aku gila.

Aku menikmati menatap wajahmu lekat. Ingin menyimpan rupamu dalam benakku dalam. Mengingatkanku akan sorot matamu yang mencintaiku.

Aku gila.

Tertatih dan mau mati konyol hanya untuk meyakinkanmu bahwa disini ada rindu yang menggebu.-Him-

Aku gila.

Menangis tersedu sedan dalam pelukanmu berharap teriakanmu berubah kecupan hangat bertubi-tubi di keningku.

Aku gila.

Larut seperti gula yang mencair saat terjatuh dalam pundakmu. Lemah seperti papa yang renta.-Him-

Aku gila.

Tergila mencintaimu.

Aku gila.

Jika ini hanyalah sebatas rindu yang menggila. -Him-

 

 

 

 

 

 

 

 

Me and Him

Advertisements

9 thoughts on “Aku Gila

  1. intaaaaaan inikah orang yang mau kamu tinggal ke aceh?? hmm? hmm? hmm?
    aku jg pernah duet sama “dia” hiihii tp ini lebih bagus *kecup* *kabur*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s