Jilbab Saya Ini

Saya bukan manusia maha baik dengan ilmu agama maha tinggi juga hakim yang menentukan dosa atau tidak. Saya jauh dari hal itu.

 

Berasa mau ketawa rasanya ketika jilbab saya membuat orang-orang menilai saya terlalu lebay. Okeh. Jilbaban di Aceh sih biasa. Tapi ketika melihat saya berjilbab/berkerudung dan tinggal (sementara) di Jakarta saya mulai di cap aneh-aneh oleh orang lain.

 

Dengan jilbab, gak lantas saya membatasi pergaulan saya dengan sesama muslim/muslimah saja. Dan saya rasa gak cuma saya yang berpikiran begini.

Dengan jilbab gak lantas saya melihat perempuan merokok itu suatu hal luar biasa yang sampe membuat saya kaget. Gak lantas juga saya berkoar-koar kalau merokok itu dosa. Gak-lah. Merokok itu makruh. Dan kalau saya gak suka orang yang merokok ya hanya karena saya gak suka asap rokok saja. Bukan orangnya yang saya hindari, tapi asap rokoknya.

Dengan jilbab gak lantas saya menghina sehina-hinanya perempuan yang sudah gak perawan. Saya masih berkomunikasi sesekali lewat sms sama temen saya yang terpaksa menikah karena hamil duluan. Urusan dia dan zinanya itu bukan urusan saya. Dan saya gak pernah menganggap perempuan yang hamil di luar nikah itu gak ada bagus bagusnya.

Dengan jilbab bukan berarti saya menghindari bergaul sama orang-orang yang minum-minuman keras, atau bahkan mentato tubuhnya. Itu hak mereka sepenuhnya atas tubuh mereka.

Dengan jilbab bukan berarti saya berdakwah dimana-mana dengan semua orang tentang dosa atau pahala.

Saya berjilbab. Tapi yaaaaโ€ฆ saya bukan ustadzah, cuy.

 

Begini yak, saya tau dosa itu apah dan masih juga mempelajari mana yang baik dan buruk dalam hal agama. Tapi ya, saya gak lantas menghakimi seseorang harus begini harus begitu di hadapan saya. Lebih tepatnya gak semua orang. Karena memilih hidup yang bagaimana itu ya hak orang itu sendiri. Kalaupun ada sekelompok orang yang saya minta agar gak membuang-buang hidupnya atau gak berbuat dosa yang nyata-nyata banget, udah pasti orang itu adalah keluarga saya, sahabat saya ataupun pacar saya. Karena apa? Karena saya merasa punya hak memberitahu mereka apa yang benar seperti mereka punya hak mengatur apa-apa yang baik untuk saya.

Advertisements

18 thoughts on “Jilbab Saya Ini

  1. (Karena memilih hidup yang bagaimana itu ya hak orang itu sendiri). Suka dengan ini….

    Saya juga kadang gitu kalau ada orang menatap sinis saya karena saya temenan sama mba2 yang nikah tapi udah isi duluan.. rasanya kok ya sedih, wong kita bukan TUHAN yang berhak menghukum. TUHAN aja pengampun masa kita ga bisa maafin… *lhooh saya jadi curcoool* ๐Ÿ™‚

    1. selain itu juga, meskipun dia udah berbuat dosa, bukan berarti kita harus ngejauhin dia. Toh banyak hal pasti selain zinanya yang bisa kita pelajari dari dia, bisa jadi dia orang yang baik dan bisa mengajarkan kita untuk lebih bijak atau lebih dewasa ๐Ÿ™‚

      aah ya, banyak yang menuduh dan memandangan saya berlebihan karena jilbab saya ini ๐Ÿ˜€

      1. sepakat banget Mba… dan bisa jadi orang yang di judge ga patuh ini pada akhirnya akan menjadi orang yang lebih saleh daripada orang yang men-judge…

        ๐Ÿ™‚ peluk Mba Intan…..

  2. tergantung lingkungan juga sih. kalo di saya mah asik-asik aja sih. alhamdulillah satu sama lain masih bisa toleransi. malah bnyk yg mendorong para akhwat untuk segera berhijab. hhe

  3. udah jelas padahal kan dijelaskan oleh-Nya, agamamu bagimu dan agamaku bagiku… eh betul nggak sih begitu?

    apa yang mereka yakini dan mereka lakukan tidak boleh sama sekali kita hakimi, kalo kita merasa benar dengan sesuatu tunjukkan melalui perbuatan aja kan lebih baik ya…

    tapi bukan berarti kita yang jilbaban ini lantas masuk surga bulat-bulat ya nggak?

    1. iya,, bener. agamaku untukku, agamamu untukmu.

      ho-oh, meskipun berjilbab kita kan juga manusia yang gak luput dari dosa. belum lagi kadang2 tergoda buat melakukan hal yang salah ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s