Gak Sesederhana As Long As You Love Me

Dengerin dulu lagu ini yah. Aseli enak kok. Lagu-lagu jaman emang enak kan kalau didengerin lagi? Etapi yak, ini lagu cocoknya buat orang yang lagi jatuh cinta loh. Korban patah? Siap nangis kejer?

Saya copas yah lirik yang ingin saya bahas.
I don’t care who you are
Where you’re from
What you did
As long as you love me
Who you are
Where you’re from
Don’t care what you did
As long as you love me

Gilak. Ini lirik maniiiiiiiiiiis banget yak. Beneran deh manis. Sumpah.
Bentaaaaaaaaaaaaaaar..

Gak peduli siapa kamu?
Kalau misalnya dia adalah seorang psikopat yakin gak peduli?
Gak peduli apa yang udah dilakukan?
Gimana kalau sebelum ngajak kamu kencan tuh orang baru siap bunuh kucing?
Gak peduli asalnya dari mana?
Kalau baru aja pulang dari penjara gimana?

Saya nyinyir? Sinis?
Saya kembali kayak Intan yang sebelum ulang tahun ke 23 lagi?
Baiklah. Saya kembali nyinyir tapi ini hanya saya kelebihan energy aja untuk lagi-lagi menggunakan logika.

Saya ingin menikah. Itu pointnya. Karena apa? Saya ingin hamil dan punya anak. Sumpah, saya udah mulai geregetan ngeliat temen-temen saya gendongin anak mereka yang lucu-lucu. Sumpah. Saya pengeeeeeeeen banget nikah muda. Kenapa? Lebih untuk menjaga diri agar saya tidak melakukan hal yang tidak-tidak. Karena kok ya, sekarang saya merasa sisi liar saya mulai muncul dan entah kenapa Intan lugu itu bahkan mulai terkikis dari saya.
Ini ngomongin soal apa?
Okeh. Jujur ajah. Ini soal nafsu. Tuhkan. Saya manusia punya nafsu juga (geregetan saat dulu dibilang saya gak punya nafsu oleh mantan).

Jadi untuk semua hal itu saya butuh lelaki yang siap meminang saya dan mengakui kekhilafannya memilih saya namun tetap keras kepala memilih saya.

Persoalannya memang perempuan itu dipilih, tapi tetap saja perempuan punya hak menolak, bukan? (Terinspirasi dari salah satu status FB: Zahratur Rizki)

Karena saat menikah yang saya inginkan adalah lelaki yang layak untuk dijadikan menantu orang tua saya. Yang kalau saya kenalkan gak membuat orang tua saya murka sama saya. Yang selain sama-sama beragama Islam tetapi juga mempunyai nilai-nilai kehidupan yang klop. Gak mesti sama persis, setidaknya mindset-nya samalah.

I don’t care who you are?
Saya perduli. Saya perduli kamu itu orang yang bagaimana. Bagaimana kelakuan dan pribadimu.
I don’t care where you’re from?
Beuh… sialnya saya dan keluarga saya masih keukeuh suka sama lelaki yang berasal dari daerah yang sama. Baiklah, saya bisa menolerir, orang tua dan keluarga saya? beuh… inget kata-kata Kak Anie dan Sea deh jadinya: “Nikah sama yang satu daerah aja deh, gak ribet dan gak mahal diongkos”
I don’t care what you did?
Ini soal apa yang telah kamu lakukan di masa lalu. Yah. Masa lalu memang gak bisa jadi patokan. Karena sungguh, segimana buruknya masa lalu seorang , masa depannya masih suci (Mario Teguh). Tapi ya ini juga tentang apa yang kamu lakukan hari ini. Iyakah melangkah untuk menjadi yang lebih baik?
Ini juga tentang pekerjaan sih. Huehehhehehe…

Baiklah. Terkesan kaya saya perempuan sempurna yang nuntut macem-macem yah? Gak juga. Hanya saja, untuk pendamping hidup, saya hanya ingin menyelaraskan keinginan orang tua saya dan cinta saya. Menantu yang pas dan suami idaman yang seiman dan paham sedikit agama, agar kelak saya sebagai putri dari kedua orang tua saya dapat lebih dibimbing dalam urusan dunia dan akhirat.

As long as you love me?
Gak sesederhana itu 🙂

Advertisements

9 thoughts on “Gak Sesederhana As Long As You Love Me

  1. ah…. ternyata si Intan penggemar BSB juga….

    kata orang cinta itu buta karena berasal dari hati sehingga terkadang hati dan pikiran tak selaras karena, ketika hati berkata “I don’t care who you are, where you from, what you did” pikiran akan berkata “yakin nggak peduli siapa dia? yakin nggak jadi urusan dia orang/suku mana dan tinggal di mana? yakin nggak perlu tahu apa yang dia kerjakan selama ini?”

    saat hati mengalahkan logika, logika terpuruk hingga suatu saat nanti dia bangkit dan menunjukkan apa yang selama ini diingkari oleh hati dan… kita pun siap-siap untuk patah hati… 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s