Tentang Nama ‘Cut’

Supervisor Akuntansi kantor klien bertanya:

“Mbak, Cut itu nama favoritnya orang Aceh yak?”

Muka saya langsung menyiratkan ekspresi ‘ini-pertanyaan-macam-apa?’ dan langsung menghujani pandangan dari kepala hingga kakinya.

Seketika saya setel wajah saya secantik Cut Nyak Dhien (tapi tanpa konde di kepala yak) lalu menjawab.

“Cut dan Teuku itu bukan nama favorit, Pak. Itu nama dari keturunan. Gelar lebih tepatnya. Gelar bangsawan yang di dapat dari garis keturunan ayah. Hemm… mirip Raden Mas gituh deh kalau di Jawa (saya mulai sotoy).”

“Oh.. jadi itu gelar bangsawan” si Bapak manggut-manggut

Saya lega dia ngerti. Lalu..

“Cut Memey, Cut Tari, Cut Keke itu bangsawan dong yak?”

Saya senyum lalu mengalihkan pandangan ke luar jendela. Menatap pemandangan gedung-gedung tinggi kota Jakarta yang gak mungkin didapat di kampung saya. Perjalanan makan siang kali ini 1 jam. Perut saya lapar.

2 thoughts on “Tentang Nama ‘Cut’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s