Kekhasan

Aku melihatnya menyerupaimu.

Aah.. mungkin malah kamu menyerupainya

 

Hari demi hari aku semakin mengenalmu dan semakin aku tahu kekhasanmu. Kamu dan kekhasanmu. Beberapa kali aku memperhatikan ada yang sama. Persamaan tentang kekhasanmu. Persamaan kamu dan dia.

 

Entah siapa yang mengikuti. Yang kutahu kalian terlihat sama. kekhasan kalian sama. Ada beberapa pernik-pernik kehidupan yang coraknya sama. Kamu dan dia. Karena memang pantas begitu. Karena kalian pernah berjalan pada jalur yang sama.

 

Waktu kini bukan untuk kalian saling menggengam tangan bersama lagi. Waktu kini membuatmu dalam lingkaran nafasku. Akan tetapi kenangan dan kekhasan kalian tak bisa dikalahkan waktu. Kamu masih tetap seperti dia. Dia tetap seperti kamu. kekhasan kalian tetap sama.

 

Kupandangi diri. Aku melihat. Aku terlampau jauh untuk bisa menyerupaimu. Entah aku gagal mengikutimu, entah memang aku tak kan pernah bisa menjadi sama. Sama sepertimu atau sama sepertinya. Aku berbeda.

 

Aku berbeda di tengah-tengah kekhasan kalian.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s