Tulisan Sok Taunya Saya: Selingkuh

Tulisan ini pernah saya muat di note FB pada bulan Agustus 2010 karena sesaknya telinga saya mendengar makian seorang wanita.

Kali ini saya pengen nulis suatu topik yang sebenernya belum pantas untuk saya bahas, semua itu karena umur yang belum cukup. *ga asi palak*

Berselingkuh.

Artinya apa? Perlu saya masuki Wikipedia kemari?

Aaah.. tak perlu lah.. anak SD sekarang juga tau apa itu artinya.

 

Berselingkuh. Perselingkuhan. Diselingkuhkan. Peselingkuh. Itulah kata-kata imbuhan dari selingkuh.

 

Saya ingin membahas tentang perselingkuhan. Tentu saja ruang lingkupnya adalah oarng telah menikah karena menurutku dalam pacaran gak ada istilah selingkuh walaupun pacar kamu mempunyai pacar lebih dari satu. Kenapa? Karena saya sendiri juga tidak sependapat soal PACARAN.

 

Okeh. Saat suatu kehidupan rumah tangga dimasuki pihak ketiga maka disitulah perselingkuhan telah terjadi. Mari kita buat ilustrasinya:

Seoarang istri bernama Aminah menikah dengan seoarng pria yang disebut suaminya bernama Charles. 20 tahun menikah Charles akhirnya menemukan cinta lain dalam wujud gadis berusia 25 tahun bernama Ramlah. Si Charles berselingkuh. Si Aminah diselingkuhin oleh suaminya.Si Ramlah objek yang diseligkuhin (bener gak nama perannya?)

Pada suatu hari Aminah mengetahui perselingkuhan suaminya. Dia melihat suaminya sedang bergandengan tangan di Pantai Lhoknga dengan Ramlah. (ngapain Aminah ke Pantai, gk usah kita bahas!). Aminah murka. Aminah merasa tercabik2 harga dirinya. Hatinya hancur. Dan ingi bunuh diri (diri si Charles atau si Ramlah).

Sesampai dirumah Aminah curhat kepada Barbara, kakak sulungnya. Aminah memaki-maki, mencaci-caci (padahal untuk efektifnya bisa aku buat: mencaci-maki). Yang dicaci adalah si Ramlah yang ia sebut sebagai “Wanita Murahan” ,“Pe*ac*r”, atau “Wanita Kurang Ajar” karena dia tak tahu nama asli perempuan yang telah mengambil suaminya. Kalau tahu pun sebutan itu tak luput dari mulutnya.

Sampai disini, saya bukan ingin membela Ramlah ya, akan tetapi saya hanya ingin mempertanyakan: kenapa Aminah marah kepada Ramlah, bukan kepada suaminya?

Saya tau ia juga pasti marah kepada suaminya tapi kenapa suaminya tak mendapat hinaan yang sama atas kelakuannya? Kenapa ia tak menyebut suaminya dengan sebutan: “Suami Jalang” “Bandot Tua” “Buaya Darat”dkk. Kenapa fokusnya hanya pada Ramlah? Suaminyakah yang korban?

Memang bisa saja, suami si Aminah di pelet ama Ramlah tetapi setau saya (sok tau) terkadang pihak suami lah yang memang iseng mencari bunga lain yang lebih harum dan lebih segar. Suamilah yang menjerat gadis-gadis itu. Suamilah yang merasa haus cinta. Dan demi memuluskan keinginannya pihak suami berdalih sana-sini, berbohong segala rupa hingga terciptalah lagu Tua-Tua Keladi yang mengaku lajang padahal cucu segudang. Dan Ramlah-lah yang menjadi korbannya.

Bila kita menilik lebih jauh, mungkin Ramlah hanyalah gadis lugu yang menanti cinta. Dan ketika cinta itu hadir ia ditipu oleh yang namanya cinta buta berwujud Charles. Salahkah Ramlah?

Bilapun kita ingin mengganti skenarionya. Ternyata Ramlah mengetahui kalau Charles mempunyai istri tetapi keukeh ingin berhubungan dengan Charles. Siapakah yang patut disalahkan oleh Aminah? Tentu bukan Ramlah saja kan, disini Charles-pun patut dipersalahkan. Dan Aminah sama sekali tak boleh menyalahkan CINTA karena lagu berjudul Cinta Tak Pernah Salah cukup banyak.

Saya bukannya mau membela pihak ketiga yang konon disebut-sebut sebagai orang yang menghancurkan kehiidupan rumah tangga orang. Saya hanya ingin memberi pendapat bahwa seoarng istri harus bersikap lebih bijak dalam menghadapi perselingkuhan suaminya. Bahwa tidak hanya atau mungkin bukan si pihak ketigalah yang salah, melainkan suami-suami yang haus akan cinta.

Jadi, sudah sepatutnya janganlah langsung melabelkan perempuan-perempuan itu dengan sebutan tidak baik. Karena bahkan istri-istri itu tak tau apa yang sebenarnya terjadi. Mungkin malah kalian berdua adalah korbannya. Korban suami anda. Korban akan orang yang tak pernah puas. Dan mereka(para suami) berdalih bahwa cinta tak ada lagi. Hm… ternyata cinta bisa habis.

 

Dan.. aku masih tak tau bagaimana bentuk cinta…

PS: Bila tak berkenan, maafkanlah saya. Saya hanya gadis 18 tahun yang memang belum memiliki pengalaman pribadi.

8 thoughts on “Tulisan Sok Taunya Saya: Selingkuh

  1. setuju banget dengan pacaran yang tidak mengenal istilah perselingkuhan meskipun pacarnya lebih dari satu. namanya juga bukan pernikahan, sah-sah aja punya pacar banyak. *plakkk*

    kebanyakan memang orang akan menyalahkan pihak ketiga dulu padahal bisa jadi permasalahannya pada pihak pertama dan kedua. hehehehhe sok tahu juga nih saya

  2. Ini kalo cowo’ boleh komen gak ya? gak diapus kan..? *melas

    Ya memang laki-laki memeliki kecenderungan berbangga kepada dirinya, sehingga kadang menyebabkan ia melihat orang lain sebelah mata (bahkan istri). Tapi para istri harus tau, suami sebagai imam dalam keluarga juga butuh dihormati, dikagumi, menjadi idola istri, menjadi superstar dalam keluarganya, dimata istri maupun anak-anaknya.

    Khawatirnya si Aminah itu kurang “mengagumi, mengidolakan, menghormati” suaminya, jika begitu yang terjadi.. dan si suami type yang tidak “sabaran”.. bisa kacau.

    Hanya opini seorang yang bakal menjadi orang itu (baca: suami)

    *panjang yah😛

    1. Terima kasih sudah memberikan opini, dan apa yang kamu katakan itu bisa juga menjadi pemicu selingkuhnya si Charles. Toh, alasan dibalik perselingkuhan itu ragam nian. tetapi yah, gak usah kita bhas terlalu panjang apa yang menjadi alasan perselingkuhan, yang ingin saya utarakan adalah bagaimana menyikapi perselingkuhan yang sudah di depan mata🙂

      *iidddih.. makin lama makin geje komen saya :))*

      Okeh. Wahai calon suami dari seorang calon istri yang beruntung, selamat ya. semoga berbahagia dan menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah. Saya gak nolak kok kalau mau diundang😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s