Trauma Jengkol

Saya gak suka jengkol. Okeh, saya emang belum pernah mencoba makan jengkol, tapi saya tau saya pasti gak suka jengkol. Lagian makan jengkol itu punya efek buruk pada polusi udara, kan? MSN Onion Emoticon

Jengkol. Sesekali saya temukan masakan bernama rending jengkol di bawah tudung saji meja makan. Seringkali saya heran kenapa abang dan ibu saya menyukai jengkol itu. Jengkol, sayur atau buah sih?Onion Emoticon Set

Sebenernya saya telah lama penasaran sama rasa jengkol. Gak seperti biasanya, saya jarang penasaran sama makanan yang jelas udah aneh apalagi masuk kategori sayur, kali ini beda. Jengkol menurut saya menggoda. Ya entah kenapa penampakan jengkol selalu menggoda saya.

Suatu malam, demi memenuhi rasa penasaran juga ingin dicap sebagai orang Indonesia sejati saya memberanikan diri dengan susah payah merasakan jengkol. Hal ini didukung oleh ibu dan abang saya dan dilarang keras oleh kedua adik saya. Yang saya rasa bukan sepotong bukan pula separuh, melainkan secuil. Ya. Secuil kecil imut-imut. Saya ciduk pakai garpu dan saya masukkan kemulut saya.

Kunyah.

Hemmm…

Hemmm…

Rasanya gak enak sih, tapi gak buruk juga.

Telan.

Hemmm.

Hemmm..

Bisa saya telan ternyata

Diam.

Mencerna.

3 detik kemudian aroma khas jengkol terparkir dihidung saya dan menyeruak masuk memaksa dan menguasi seluruh mulut saya. Saya muntah. Muntah dengan sukses. Onion Emoticon

Aromanya kagak nahan. Panik. Saya minum air. Masih panik. Muntah lagi. saya sikat gigi dan menyikat juga lidah dan langit-langit mulut. Dan muntah lagi. Gila. Aromanya tuh gak banget. Menusuk banget. Mengganggu banget. Dan saya teler. MSN Onion Emoticon

Setelah menyikat gigi, saya makan apa saja yang bisa dikunyah (tentunya bukan jengkol lagi) untuk membasmi aromanya di mulut saya. Beberapa jenak kemudian aroma itu hilang, namun gak sepenuhnya hilang. Kadang kala saya bernafas aroma itu masih ada dan mengganggu. Singkat cerita. Jengkol bikin saya trauma.  Dan kedua adik saya ngakak jengkang.  Onion Emoticons

Advertisements

5 thoughts on “Trauma Jengkol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s