Apa Guna?

Katanya untuk dapat kusandarkan kepalaku kala asa mengkhianatiku. Lalu bila akhirnya aku tak mendapatkan pundakmu hingga tak bisa aku bersandar, apa gunamu untuk hidupku?

Katanya untuk dapat menghapus airmataku kala dunia berlaku kejam untuk nasibku. Lalu bila akhirnya tanganmu tak mengusap airmataku, apa gunamu untuk hidupku?

Katanya untuk dapat meringankan beban hidupku. Lalu bila akhirnya aku tak bisa mengusik telingamu untuk mendengar curhatan suramku, apa gunamu untuk hidupku?

Katanya untuk dapat membantuku bangkit kala aku tersuruk jatuh. Lalu bila aku terus dibiarkan terjerembab tanpa kau angkat, apa gunamu untuk hidupku?

Dalih. Berdalih lagi?

Katamu kamu memberiku cinta. Cinta seberang sana agar aku tau aku tetap dicintai. Agar tetap membuatku berarti karena ada seseorang yang mencintaiku dengan tulus hati.

Lantas kalau aku jawab aku tak butuh cinta. Apa gunamu lagi  untuk hidupku?

Saat bahkan aku bisa hidup tanpa cinta, hal apa lagi yang membuatmu berarti untukku?

Saat bahkan aku bisa hidup tanpa cintamu, hal apa lagi yang bisa kau ucapkan untuk tetap membuatmu bertahan di hidupku?

Bukankah tinggal kau pergi dari hidupku?

Ya… enyahlah…

7 thoughts on “Apa Guna?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s