Teruntuk Tamu Kura-Kura Hitam

Gak bisa saya tutupi, bahagia memang ketika bertemu dengan teman-teman yang statusnya teman biasa saja (bukan teman dekat/sahabat) di suatu kesempatan yang mana setelah untuk waktu yang lama tak bertemu dan sekalinya bertem dia berujar, “Senang rasanya selalu baca blog kamu. Makin bagus-bagus aja tulisannya” sambil menjabat tangan dan cium pipi kanan kiri saya.

Waah.. dalam hati saya mikir, selain teman dekat dan beberapa pacar. Eh.. kebalik ya redaksinya😀. Ulang. Selain beberapa teman dekat dan pacar ternyata ada juga orang-orang lain yang suka tulisan saya dan mengintip rumah Kura-Kura Hitam milik saya ini. Senang. Sumpah.

Senang ketika tulisan saya dibaca. Senang ketika mereka berkomentar menyukai tulisan saya. Dan senang pula pabila ada kritikan terselip.

Pujian lumayan banyak saya terima. Terlepas itu berupa basa yang basi atau memang suara hati. Terserah. Saya menulis, pembaca yang menilai. Akan tetapi saya juga sering banget menerima pujian dari pacar. Nah untuk kasus ini saya sih gak pernah percaya omongannya.

Menurut saya, ketika seseorang berstatuskan pacar yang memberi komentar berupa pujian itu sih udah gak objektif melainkan subjketif. Berulang kali saya bilang padanya saya gak percaya dia menyukai tulisan saya berulang kali jua dia marah dan mengatakan kalau dia jujur ngomongnya. Masalahnya nih ya, gimana saya bisa percaya dia menyukai tulisan saya kalau saya tau persis bahan bacaan dia itu gak pernah yang santai punya barang. Gimana saya percaya kalau jenis tulisan yang dia ciptakan sendiri begitu sastra apik. Saya? yah.. bisa dilihat sendiri kalau saya jauh banget dari sastra. Dan tulisan saya dan dia bagaikan langit dan bumi.

Tapi yah, sudahlah. Pujian apapun itu. baik basa basi ataupun tulus hati tetap saja berupa penyemangat. Kritikan apapun itu, baik pahit nyelekit atau terang menyerang tetap saja dapat membuat saya menjadi lebih baik.

Dan.. terima kasih buat para pembaca blog saya. Yang suka melihat-lihat atau intip mengintip sejenak. Terima kasih. Meski saya belum sehebat para blogger-blogger lainnya yang hits-nya mencapai ratusan/ribuan perhari. Tapi ini sudah cukup buat saya. Terima kasih sudah mampir. Terima kasih sudah baca.

Untuk Pacar: Makasih atas pujian yang tanpa henti dan masukan yang membangun😉

6 thoughts on “Teruntuk Tamu Kura-Kura Hitam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s