1 Angka Kembali Menyapamu

Atas sebuah angka bertajuk usia yang kini kembali menyapamu, kini telah bertambah satu lagi.

Selamat Ulang Tahun, Sayang…

Aku tak ada di sisimu untuk menjabat tanganmu dan memelukmu erat dan bersama denganmu menghabiskan hari istimewa milikmu. Maafkan aku.

Aku tak hadir dengan membawamu sebuah bingkisan megah sebagai hadiah ulang tahun. Maafkan aku.

Aku juga bahkan tak mampu sekedar merangkai kata nan apik untuk kutunjukkan padamu sebagai ‘hadiah’ sederhana ulang tahunmu. Maafkan aku.

Aku bukan sesiapa yang bisa membuat takjub mendapatiku memberikanmu hadiah. Maafkan aku.

Tapi aku di sini. Seribuan kilometer darimu. Bersama jarak bersimbolkan spasi, berteman batas penghalang temu kucoba untai kata dalam doa untuk kupanjatkan pada-Nya, Sang Pemberi usia.

Aku di sini berharap selalu yang terbaik untukmu. Seperti yang selama ini kamu lakukan padaku. Maafkan aku bila tak sebanding. Maafkan aku bila mengecewakanmu. Tapi setiap harinya aku selalu berusaha melakukan yang terbaik.

Aku yang menyayangimu sampai esok pagi. Esok paginya lagi. Esoknya lagi, hingga esok pagi dimana aku bisa menatap wajahmu lekat.

2 thoughts on “1 Angka Kembali Menyapamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s