Alpa di Senjamu

Maka ketika senja datang aku berlalu darimu hanya untuk menemuinya.

 

Entah bagaimana bisa aku menenangkan hatimu. Tapi kuingin kau benar-benar tau, meskipun aku sering berlalu darimu hanya untuk pergi bersamanya ketika senja tiba, hatiku tetap untukmu.

 

Ada pagi yang kita sapa bersama sinar mentarinya. Ada siang yang begitu sengat panasnya yang kita isi dengan berupa-rupa senyum. Senja aku alpa. Meskipun begitu aku kembali saat malam tiba untuk kembali agar kamu lelap sempurna.

 

Lantas memang benar adanya, aku mencintaimu setelah aku mencintainya.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s