Film – 50 First Dates

Kemarin malam saya nonton pilem Hollywood berjudul 50 First Dates. Diperankan oleh actor yang biasanya ngelawak Adam Sandler dan aktris Drew Barrymore. Pilem ini dirilis tahun 2004 dan baru saya nonton 7 tahun kemudian. Biasa itu sama saya. biasa telat kayak gini😀

Pilem itu lucu. Beneran. Saya lupa genrenya apakah ia Comedy Romantic tapi yang jelas lucu. Ceritanya si Lucy (Drew Barrymore) pernah mengalami kecelakaan yang akhirnya mengakibatkan dia mengalami amnesia jangka pendek. Biasa?

Gak. Gak biasa. Karena dia hanya gak bisa mengingat kejadian apapun yang terjadi setelah dia kecelakan. Sebelumnya dia mengingatnya semua. Dia mengalami kecelakaan di tanggal 13 Oktober bertepatan dengan hari ulang tahun sang ayah. Setelah itu dia koma 3 bulan setelah sembuh dia berpikir hari itu adalah 13 oktober, hari sang ayah ultah. Setelah melewati hari dan tidur besok paginya, kembali ingatan yang dia punya adalah hari ini tanggal 13 Oktober. Disini lucunya. Setiap hari bagi dia adalah 13 Oktober, hari ulang tahun sang ayah. Jadi setiap hari dia melakukan hal yang sama selama setahun.

Pergi ke café untuk sarapan. Merayakan ulang tahun sang ayah (dan kamu harus melihat ekspresi bosan sang Ayah yang harus merayakan ulang tahun setiap hari demi menjaga kestabilan ingatan si Lucy. Juga kamu harus liat betapa bosannya saudara Lucy menghadapi hari yang sama setiap hari. Tapi karena mereka menyanyagi Lucy mereka rela setiap hari melakukan hal yang persis sama), mengecat tembok, makan malan, nonton film yang sama, lalu tidur. Dan besok paginya ketika bangun hal yang dia lakukan kemarin dia lakukan lagi hari esoknya.

Asli. Ngakak saya nontonnya. Lucu menurut saya. lalu hadirlah Henry Roth (Adam Sandler) yang membantu Lucy menghadapi masalahnya. Ternyata Lucy gak bisa sembuh, jadi setiap hari dengan penuh kesabaran si Henry harus mulai lagi PDKT. Bayangin aja, setiap hari PDKT. Hubungan yang jalan di tempat. Kenalan-ngobrol-PDKT-Lucy tertarik- janji ketemuan besok. Lalu ketika pagi menjelang, Henry harus mengulangi lagi cara dia mendekati Lucy.

Kasian..kasian..kasian…

Setiap hari harus mulai dari nol. Dan aksi yang dilakukan Henry untuk cari perhatian Lucy setiap harinya ini berbeda-beda dan gak kalah lucu.

Tapi akhirnya tetap bahagia kok. Meski Lucy terus kehilangan ingatan setiap tidur.

Yaah.. hanya itu saja yang bisa saya ceritakan. Saya gak pinter bikin synopsis atau malah mengurai makna sebuah pilem ke  kehidupan nyata. Benaran saya gak pinter. Tapi saya suka pilem ini dan berharap kalian menonton dan ikutan suka juga.

Kalau gak suka gak apa. toh selera orang berbeda😛

3 thoughts on “Film – 50 First Dates

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s