Aku Tersenyum

Belum selesai satu senyum terulas. Bibir ini telah mempunyai tugas lagi dengan tetap mengulas senyum baru. Tak bisa aku tutupi senyum ini. Terkembang. Kututupi dengan jemariku. Maka binar mataku bercerita dan semua tau aku sedang tersenyum

 

Aku tersenyum. Ulasan tanpa henti dari bibir. Mata berbinar. Dan wajah merona.

 

Aah.. harus bagaimana aku berhenti tersenyum bila kau terus tanpa henti membuatku tersenyum? Tidakkah kau tau aku kelabakan menutupi senyum demi mengundang tanya dan perhatian sekitarku? Tidakkah kau tau aku berusaha keras mengontrol rona merah wajahku yang lalu aku tahu sia-sia?

 

Aah.. aku tersenyum.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s