Minum Obat, Yah?

Saya gak pinter berbasa-basi atau mengucapkan kata-kata manis. Tutur kata saya malah kadang terdengar judes, sinis dan kasar. Maka bila suatu waktu saya seperti merasa terpojok dan harus mengucap manis demi sopan santun atau agar tak terkesan terlalu dingin saya hanya bisa mengucapkan apa-apa yang telah amat biasa sekali terlafalkan dari mulut kebanyakan orang.

“Iya nih. Lagi flu” suatu kali seorang teman yang jauh disana pernah mengucapkan kata itu. Bukan untuk meminta perhatian, hanya ingin memberitahukan bahwa obrolan kami di telepon nantinya akan terasa sedikit terganggu karena kondisinya tak sebaik biasanya.

Mendengar pernyataan itu, saya yang ingin berbasi-basi hanya bisa mengatakan, “istirahat dong. Minum obat juga”

Jiaaaaah.. basi amat emang.

Seperti yang selanjutnya teman saya katakan dan lalu saya iyakan dengan pembenaran paling hakiki dari saya. “Kalau kamu yang sakit, terus aku minta kamu melakukan hal yang sama, pasti gak bakal segera juga kamu lakukan, kan? Pasti kamu mikir-mikir dulu untuk minum obat. Atau malah kamu memang gak bakal minum”

“iya” jawab saya. Lagian pernyataan saya yang nyuruh dia minum obat dan istirahat hanya sebuah bentuk basa-basi semata. Lagian kayaknya lucu aja, kalau dia baru nelpon terus bilang dia sakit, terus saya nyuruh istirahat dan minum obat dan bener-bener dia lakuin, berarti kami gak jadi ngobrol donk di teleponnya? Iya kan? Nelangsa dong saya, yang udah mempersiapkan diri untuk berbicara dengannya, eh malah ditinggal tidur.😀

Yah itulah kita, berbasi-basi atas sok perhatian. Bagi kebanyakan orang, mungkin seru dikasih bentuk perhatian kayak gitu, tapi menurut saya yang juga disetujui teman saya itu, malah bentuk perhatian itu terasa memuakkan.

Karena sejatinya, kita paling tau bagaimana kondisi fisik kita sendiri. Kalau memang gak memungkinkan, gak bakal deh kita mau nelpon seorang teman hanya untuk ngerumpi alih-alih istirahat karena badannya lemes banget. Apalagi temen saya itu, yang sakit dia, yang minta telepon dia, jadi hak dia, kan?

Saya kan cuman basa-basi doang, biar gak terlalu dingin dan cuek. Yaah.. belajar bersikap manis, lah…🙂

Ps: Senang bisa ngobrol sama kamu lewat suara dan tak lagi hanya lewat rangkaian aksara🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s