Dimana Kamu 3 Tahun Lagi?

Sebuah percakapan via telepon yang gak bisa dibilang singkat walau gak terlalu lama juga memberi saya tamparan dengan sebuah pertanyaan, “tiga tahun lagi kamu dimana?”

“Belanda” jawab saya tanpa ba bi bu.

Selanjutnya saya menambahkan, “Ya kalaupun bukan disitu paling tidak, lagi S2 di suatu tempat selain di Banda Aceh”

 

Kita memang harus memikirkan apa saja yang akan terjadi ke depan. Rencana namanya. Saya punya rencana. Orang lain pun begitu. Lantas bila rencana ke depan saya dan seseorang berjarak terlalu jauh, apalah artinya kita bangun masa depan dari sekarang?

 

Saya lupa, mimpi saya masih di urutan pertama. Sayangnya mimpi itu bukan menikah. Mimpi saya melanjutkan S2.

Bila memang saya begitu ingin memiliki hubungan dengan seseorang karena saya benar-benar mau (suatu hal paling mutlak pada diri saya) harusnya setidaknya kami memiliki visi misi yang sama. atau paling tidak, kami saling mendukung visi misi masing-masing.

 

Bagaimana bila tidak?

Gak bakal jadi hubungan yang sehat. Soalnya kita bakal jalan sendiri-sendiri. Rasa-rasanya saya juga gak mau begitu saja menguburkan mimpi saya bahkan sebelum saya berjuang. Terlalu bodoh keliatannya. Dia pun gak bisa saya paksa mengikuti ritme mimpi saya. Saya mungkin bisa aja ngikutin misi hidup dia, toh misi hidup dia sebagian misi saya juga, tapi kalau dia gak ngedukung tujuan hidup saya apalah artinya suatu hubungan itu?

 

Saya pembaca dan sekaligus calon penulis. Ke depannya akan makin banyak bacaan lagi yang menjadi santapan saya, di sela-sela cerita –cerita itu cerita serupa hasil karya Andrea Hirata banyak, lantas haruskah saya cuman menjadi pembaca sekaligus pengkhayal saja bagaimana caranya mereguk impian?

 

Mungkin saya bakal mati gila kalau itu kejadian. Saya butuh memperkaya diri saya bukan hanya dengan cinta, melainkan juga dengan pelajaran dan pengalaman hidup. Bila satu cinta menghalangi tujuan saya, mungkin saya harus mencari cinta yang lain yang penuh memberikan dukungan bagi saya untuk mereguk mimpi saya. Karena saya juga seperti kamu, butuh seseorang yang bisa mendukung saya kala saya melemah.

 

Jadi, dimana saya tiga tahun lagi?

Semoga di suatu negeri impian saya.

Sedang apa?

Melanjutkan S2 sekaligus menambah koleksi cerita hidup

Dengan siapa?

Seseorang yang mempunyai mimpi serupa dan dengan seseorang  lain lagi yang mendukung saya walaupun mimpi kami tak sama.

Advertisements

One thought on “Dimana Kamu 3 Tahun Lagi?

  1. eropa, masih tetap menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi! 🙂

    sampai bertemu tiga tahun ke depan Intan,

    di Eropa, tentunya! 🙂 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s