Ini Rindu. Saya Galau. Bukan Cinta.

Sudah tiga hari ini saya mengidap suatu penyakit yang lagi trend di bumi Indonesia kita tercinta yang baru saja berusia 66 tahun. Penyakit tersebut dikenal dengan nama GALAU.

Cih. Saya GALAU.

SAYA GALAU.

Subhanallah.

Bukti kegalauan saya ada disini.. disini..dan disini.

Yap. Ketahuan sekali saya galaunya disebabkan oleh apa.

Demi mengurangi rasa galau. Saya telan mentah-mentah harga diri saya yang begitu saya sanjung dan mengirimkan sebuah pesan singkat berbunyi: Hai bang, apa kabar?

Cih. Gak dibales. Makin galaulah saya. Uring-uringan diatas tempat tidur.

Saya tau dengan amat sangat, kalau nanti dia baru membalasnya lebih dari tiga jam lagi, emosi saya udah berubah. Saya pasti bakal mengamuk layaknya singa betina liar dan bukannya bersikap manis malah akan begitu nyolotnya karena dia mengacuhkan saya ketika saya mempertaruhkan harga diri saya. Yaah.. sikap saya yang seperti ini yang membuat seseorang berkata pada saya: “Intan ni jangankan mau ngalah, seri aja ogah”

Dia bales beberapa jam kemudian disertai dengan kalimat yang mengesankan kalau dia kaget mendapat sms duluan dari saya. Dan dia bertanya apakah gerangan yang tengah melanda saya hingga saya menyapanya begitu apik.

Diluar dugaan. Saya masih tenang. Gak marah karena dia lama membalas sms saya. Dengan emosi terkendali saya menjawab rasa penasarannya dengan membalas: Suddenly, I miss You.

 

Okeh. Ini terlalu wah untuk saya sebenernya. Dan dia juga malah gak percaya. Malahan dia bilang saya sengaja sms seperti itu hanya untuk memancing inspirasi saya guna mengarang cerpen baru. Bah!

Yaah.. untuk orang yang amat mengenal saya seperti dia dan tau bagaimana angkuhnya saya, pasti mikir kalau saya cuman mengada-ngada menuturkan kalimat rindu padanya. Karena gak mungkin orang seperti saya mampu berucap demikian. Okeh, satu orang lagi menilai saya begitu buruk. Saya heran kenapa tak ada satupun orang yang bisa berpikir positif tentang saya. #gigit obat nyamuk.

Baiklah. Mari kita definisikan rindu menurut KBBI. Rindu adalah sangat ingin dan berharap benar terhadap sesuatu. Nah. Saya sangat ingin tau kabar darinya dan berharap dia menghubungi saya.

Nah.. untuk kasus saya yang udah gundah gulana dan terus menerus memikirkannya berhari-hari apa belum bisa disebut rindu?

Ini rindu. Saya tak menyangka saya bisa rindu padanya. Baiklah, saya mengaku. Saya seperti kebanyakan orang lainnya. Baru menderita rindu kala seseorang yang biasa mengisi hari-hari saya tiba-tiba menghilang dan kala sebuah sms-pun tak lagi nangkring di hp saya. Ya saya rindu padanya. Dia yang telah terbiasa ada di hari saya. Cih!

Saya mengakui ini rindu. Tapi jangan dikaitkan pada hal lainnya. Ini rindu tapi bukan cinta. mungkin memang banyak korelasi antara rindu dan cinta, akan tetapi untuk kasus saya, saya teramat yakin korelasi itu tidak ada.

Just because I miss you does not mean I love you.  Even if I really really miss you it just means I really really miss you.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s