PACAR adalah MANTAN yang Tertunda

Karena kemarin malam heboh sama status bertemakan mantan, pikiran saya kembali ke masa-masa SMA saya dulu kala saya berpikir: PACAR adalah MANTAN yang tertunda.

 

Ya. Dulu tuh menurut saya, ngapain capek-capek pacaran kalau suatu ketika nanti PASTI bakal putus juga. Skeptis sekali saya, yak?

 

Dulu tuh saya juga suka berkata dalam hati “aah..kita tunggu aja putusnya dia” kalau ada seorang teman yang baru jadian. Ya.. menurut saya, pacaran itu adalah gerbang menuju putus.

 

Bagaimana pikiran saya sekarang? okehlah, gak sebego dulu lagi memaknai pacaran hanya buang-buang waktu tanpa makna, toh biarpun putus tetep aja ada hikmah di dalamnya.

Sekarang saya mikirnya cuman sesimpel ini aja: cari pacar? Hemm.. untuk saya lebih tepatnya mungkin adalah mencari calon mantan pacar. Karena saya gak yakin ada yang betah lama-lama jalin hubungan sama saya.

 

Well, saya jadi setingkat lebih menghargai kalo biarpun pacaran dan menjadi mantan tetep kita bisa mengambil walaupun hanya secuil makna. Akan tetapi, statement bahwa Pacar adalah Mantan yang tertunda belum juga mampu saya hapus.

 

Maaf, saya skeptis.

 

Ps: Hanya berlaku untuk saya. Gak untuk orang lain. Saya yakin itu.

3 thoughts on “PACAR adalah MANTAN yang Tertunda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s