Aku, Cinta dan Kau Bukan Kombinasi Apik

Imajiku tak lagi bisa menangkap sosokmu dalam bauran ilusi buatanku.

Rupanya degup jantungku juga tak mampu lagi berdetak hebat kala mendengar alphabet namamu berkumandang.

Terbersit ingin menitipkan ucapan rindu tak berasa pada angin.

Kutahu dewi cintapun tak mampu melakukannya.

Angin hanya mampu membuat aroma melati tersebar dan membaui hidung.

Bukan sebagai penyampai rindu terpaksa.

Kuteriakan namamu.

Hujan meredamnya.

Langit tertawa.

Petir menyambar.

Kutarik selimutku.

Mencoba terlelap berharap menemuimu dalam alam mimpi.

Tak untuk kusentuh apalagi kupeluk.

Hanya untuk melihat sosok jangkungmu berdiri sambil tersenyum menantang mentari.

Kukalahkan hasrat jemariku untuk menghubungi deretan nomor yang menghubungkan antara aku dan kamu.

Karena aku tau hubungan kita bukan komposisi yang bagus.

Ada cinta diantara kita merusak mesra.

Aku, cinta dan kau bukan kombinasi apik.

Kulelapkan saja mata.

Besok kuharap kita bertemu di lampu merah.

Kau dengan motormu.

Aku sedang dibonceng adikku.

Selamat malam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s