Just Because

Alasan seseorang mau memiliki suatu hubungan dengan lawan jenis umumnya cuman satu: Mereka saling menyukai atau bahkan mencintai.

Iyak, itu umumnya. Tapi bukan berarti hal-hal diluar saling menyukai atau mencintai gak bisa menjadi sebagai penyebab terjalinnya suatu hubungan.

 

Beberapa tahun silam. Saat saya masih berada di semester 3 kuliah saya. Seorang lelaki yang pernah menyukai saya pernah berujar seperti ini, “semoga kelak ketemu sama orang yang Intan bener-bener suka. Jadinya nanti Intan bisa punya pacar”

 

Hemmm… ketemu-lah sama orang yang saya suka di semester 4 saya. Dan.. hanya sekedar suka. Gak pacaran.

 

Malah akhirnya saya mau menjalin hubungan bukan dengan orang yang saya suka ataupun cinta. Tetapi dengan orang yang saya mau.

Kata “mau” itu punya banyak arti. Rasa “mau” itu banyak. Bisa jadi factor internal ataupun factor eksternal (keluarga, teman, lingkungan).

 

Maka dengan ini saya ingin sampaikan kepada kamu wahai pemain layang-layang.

“Just because I like you does not mean I love you. Even if I love you, does not mean I wanna married with you”

 

 

Karena saya butuh rasa “mau” untuk menjalin hubungan. Apapun alasan dibalik mau itu.

Yeah.. saya masih dengan logika saya yang membuat-mu muak.

Advertisements

2 thoughts on “Just Because

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s