Walau Bukan Cat Woman. Saya Berubah.

 “Tempora mutuntur et nos mutamur in illis”
Waktu Berubah dan Kita Ikut Berubah di Dalamnya.

(Kutipan yang lupa dimana ngutipnya)

Saya sebenernya bukan orang yang pro dengan perubahan. Saya tipikal orang yang amat sangat sulit menerima perubahan. Saya agak ribet bila harus beradaptasi kembali akan hal baru. Saya sulit bila akhirnya saya harus kehilangan apa-apa yang telah menjadi biasa sama saya. Ya, saya tipikal orang yang begitu.

 

Lantas bagaimana bila yang berubah itu saya sendiri?

Saya takut saya berubah. Ketika saya tak lagi segila dulu. Ketika saya tak lagi menggampangkan segala sesuatu-nya. Ketika saya tak lagi kekanakan seperti dulu. Ketika saya tak lagi berpikir dengan cara yang masa bodo.

Akhirnya saya berubah. Saya merasa menjadi seorang perempuan dewasa labil. Maksudnya, sok-sok dewasa tapi gak sempurna. Dibilang kekanakan tapi sekarang pola pikir udah gak kekanakan seperti dulu. Dan ini menyebalkan.

Bukannya saya tak tau saya berubah. Saya hanya menipu diri dengan keadaan yang gak bisa saya control.

 

Akhirnya yang saya takutkan terjadi, seorang teman berkata secara langsung pada saya begini: “kayaknya kamu udah berubah, Tan”

Jdeeeeeeeeeeeer…. Bagai disamber geledek. Saya gugup gitu.

“Maksudnya, Mi?” saya balik tanya

“Iya, kamu berubah. Aku baca note kamu di FB sekarang kayaknya udah beda dengan dulu. Kamu udah berubah” jelasnya.

Ya.. kehidupan saya memang gampang kali ditebak dengan membaca semua tulisan-tulisan saya.

“Aku sadar juga aku berubah sih.” Tutur saya sedih

Dan saya gak inget lagi percakapan selanjutnya apa.

 

Beberapa hari berlalu, ketika saya sedang di kantor seorang teman sms saya lagi.

“Kamu sekarang berubah” gitu sms-nya

“Yang betol?” saya mencoba mengalihkan

“Iya. Kamu sekarang berubah.”
“Wah… nyadar yak. Padahal aku gak pengen kamu tau”

Dia bales lagi: “Aku tau”

 

Dan ya… saya berubah. Kalau dipikir-pikir ini karena faktor lingkungan. Dulu saya mahasiswa. Sekarang saya karyawati melarat. Dulu teman-teman saya sebaya. Sekarang saya menggosip sama bapak-bapak 2 anak, atau janda 1 putra. Dulu saya sering ditanya siapa pacar saya. Sekarang saya disuruh nikah oleh siapa saja yang tau kalau saya ini masih single.

 

Tidak ada yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Entahlah siapa yang merangkai kalimat ini. Tapi ini benar adanya. Dan saya berubah. Pun tidak dalam bentuk Wonder Woman atau Cat Woman.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s