Menyelamatkan Hati Orang (part 1)

Pernah kamu ditegur oleh seseorang yang gak kamu kenal? Bukan teguran sok akrab. Tapi teguran karena dia mengenal kamu atau paling tidak tahu nama kamu dan merasa pernah berada di suatu tempat yang sama dengan kamu melakukan aktivitas serupa, semacam les, satu mata kuliah dll.
Atau pernahkah kamu ditegur oleh seseorang yang kamu lupa siapa nama dan dimana mengenalnya sedangkan dia dengan jelas menyebut namamu tanpa cacat? Bila pernah satu dari ilustrasi diatas merayapi harimu, apa reaksimu?

Jujur saja, sebelum ini saya lumayan tak suka dengan reaksi temannya teman saya terhadap teman saya saat teman saya menegur teman-temannya teman saya. Huaaaaa…. Ribet yak?
Gini aja, saya melihat perempuan A menegur perempuan B. Dan perempuan B merasa tak mengenal perempuan A, lantas perempuan B beraksi dengan frontal menunjukkan ketidakkenalan dia terhadap perempuan A. Dia malah mempertajam kesan tak kenalnya dengan bertanya “siapa ya?” kepada temannya yang juga teman saya. Tebak gimana reaksi perempuan A? karena perempuan A adalah teman saya tentu saja saya menjadi sedikit tersinggung. Perempuan A menjadi kobong. Basi. Mati gaya dengan reaksi perempuan B sesaat setelah perempuan A menegur perempuan B.

Saat itu saya berkomentar (setelah perempuan A berlalu), alangkah baiknya bila perempuan B menunjukkan sikap sedikit bersahabat. Oh bukan, bukannya perempuan B saat itu tidak ramah, hanya saja aksi terus terangnya agaknya menyakiti hati perempuan A. Saya berkata, ada baiknya kalau perempuan B bisa berpura-pura aja mengenal perempuan A. Lantas dia menjawab. “Berpura-pura/berbohong itu gak baik. Berbohong itu dosa. “

Hm.. dosa. Okeh, dosa yang mana yang kamu pilih diantara dua dosa berikut ini:
1. Berpura-pura kenal dengan orang yang menegur kamu. Lalu kita tahu berpura-pura/bohong itu dosa.
2. Menyakiti hati orang yang telah lebih dulu bersikap ramah tamah dengan kita yang menegur kita. Katakanlah dia tidak sakit, tapi ayolah… kita dapat merasakan bagaimana tak enaknya menjadi Perempuan A yang dicuekin itu.

Yaa.. pilihlah sesuai hatimu. Kalau saya tentu saya akan memilih dosa pertama. Tapi saya tau dibalik dosa itu saya telah menyelamatkan hatinya dari rasa malu dan sakit. Setidaknya dia akan merasa berharga. Untuk urusan dosa, ini saya tak tahu apakah perbuatan saya akan dicatat malaikat Atib ataukah Ratib. Yang jelas wajah malu orang yang telah menegur saya tak terlihat di mata saya atau bahkan dimata teman-temannya yang melihat.

Saya sering mengalami kejadian seperti yang saya ilustrasikan di awal tulisan ini. Dan saya selalu berakting seolah-olah mengenali orang yang telah menegur dan menyebut nama saya itu terlebih bila wajahnya familiar tapi memang saya aja yang gak tau siapa namanya. Atau bahkan saya kenal hanya lupa namanya, tetap saya gak menunjukkan kelupaan saya. Saya terus berbicara seolah ingat namanya. Gampang sebenarnya untuk mengetahui nama orang yang telah menegur kita dan kita lupa namanya itu. Lazimnya bila kita tak begitu dekat dengan orang tersebut percakapan antara kita akan selalu menggunakan nama kita sendiri untuk menggantikan kata “aku”. Jadi, tunggulah saja dia menyebut namanya. Ada memang kasus yang tidak seperti saya sebutkan ini. Tapi bukan masalah. Tetaplah berusaha bercakap dengannya, pasti tak akan lama. Dan setelah itu dia akan berlalu tanpa tahu kalau kita lupa namanya.

Oh tentu apa yang saya tulis ini bukan untuk orang-orang/abang-abang iseng pinggir jalan yang negur kita karena dia ngeliat nama kita entah di buku yang kita bawa entah karena sapaan teman kita.

Oh tentu, saya tak bermaksud menggurui. Hanya saja saya punya misi di dunia ini, yaitu menyenangkan orang lain dengan hal-hal sepele yang mampu saya lakukan. Dan kalau saya punya tips sederhana maka saya bagikan itu kepada kamu.

Oh tentu ini hanya persepsi saya belaka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s