Sedikit saja, andai kamu tau

Andai kamu tau kalau aku sedang merasa jengah. Kejengahan yang muncul ketika kau mengirim pesan singkat padaku yang berisi pertanyaan basi yang terus berulang.

Andai kamu tau aku bukan robot yang bisa menjawab berulang-ulang akan setiap pertanyaan yang sama.

Andai kamu tau kalau aku sedang merasa bosan. Kebosanan saat mendengar suaramu di seberang sana. Berbicara hal yang sama seperti tahun kemarin

Andai kamu tau kalau bualanmu bukan dongeng yang bisa didengar berulang-ulang sebelum tidur.

=======================================================

Sedikit saja, pernahkah kamu merasa kalau kamu bosan menghadapi orang-orang yang sama setiap hari di hidupmu? Kalau pernah, berarti kamu tau apa yang aku alami sekarang. Ingin menjauh dari orang-orang yang terus menerus aku lihat. Terus-menerus menghubungiku. Terus- menerus berucap yang sama.

Sayangnya aku tak beruntung. Bukan seorang yang memiliki kebebasan untuk pergi sesuka hati. Bukan seseorang dengan uang banyak hingga bisa ngumpet di Nepal. Bukan seseorang yang bisa terbang seperti Superman. Aku memiliki keterbatasan.

Jadi, saat seperti ini. Saat aku merasa jengah dan tak ingin diganggu. Saat aku bahkan tak selera untuk main game. Aku memutuskan untuk ke Saturnus. Suatu tempat dimana walau dengan keterkekangan aku dapat kabur. Dengan tak ada modal aku bisa pergi. Dengan tak ada sayap aku bisa melihat Bumi dari kejauhan.

Ah ya.. untung aku masih punya Saturnus. Udah teken kontrak sewa sampai aku berusia 63.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s